Pemilik Lahan Ganja yang Hasil Panennya Dipasok ke Jakarta Mencoba Rebut Senjata Petugas

Argo menjelaskan, Muriandi awalnya diamankan di Aceh bersama dua tersangka lain, GZ dan AY.

Pemilik Lahan Ganja yang Hasil Panennya Dipasok ke Jakarta Mencoba Rebut Senjata Petugas
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Tiga tersangka yang terlibat bisinis narkoba dengan Muriandi di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (8/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, Muriandi, otak pengiriman 142 kilogram ganja yang tewas ditembak personel Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.

Argo menjelaskan, Muriandi awalnya diamankan di Aceh bersama dua tersangka lain, GZ dan AY.

GZ memiliki 2 hektare ladang ganja, sedangkan AY memiliki 10 hektare ladang ganja yang hasil panennya dipasok ke Jakarta.

Muriandi digelandang ke Jakarta untuk menunujukkan lokasi persembunyian satu rekannya, namun dia selalu berkilah dan akhirnya melawan petugas.

"Namun yang bersangkutan selalu menyampaikan alamat berubah-ubah. Kemudian dia mencari saat petugas lengah. Muriadi mencoba mengambil senjata petugas, namun polisi melakukan tindakan terukur dan terarah," tutur Argo di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (8/11/2019).

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved