Ultras Garuda Boikot Laga Timnas, Fakhri Husaini: Kami Tetap Memberikan 100 Persen untuk Negara

Dia juga tak ingin pemainnya terpengaruh dengan situasi ini dengan tetap fokus untuk menatap laga-laga selanjutnya.

Ultras Garuda Boikot Laga Timnas, Fakhri Husaini: Kami Tetap Memberikan 100 Persen untuk Negara
Tribunnews/Abdul Majid
Suporter Fanatik Timnas Indonesia, Ultras Garuda saat memberikan dukungan kepada Timnas Indonesia U-19 yang tengah berlaga kontra Taiwan di SUGBK, Senayan, Jakarta, Kamis (18/10/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Boikot beberapa kelompok suporter timnas Indonesia tak membuat kecewa Fakhri Husaini selaku pelatih Timnas U-19 Indonesia.

Hanya ada kelompok suporter La Grande saat timnas U-19 Indonesia menghadapi timnas U-19 Timor Leste pada partai pertama Grup K Kualifikasi Piala Asia U-19 2020, Rabu (6/11/2019).

Sementara itu, Ultras Garuda yang biasanya setia menemani berbagai laga timnas Indonesia hingga kelompok usia tak menampakkan aksi dalam laga di Stadion Madya, Jakarta Pusat itu.

Boikot Ultras Garuda adalah buntut dari kekecewaan mereka terhadap hasil Kongres PSSI beberapa hari lalu dan keterpurukan timnas Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Menanggapi hal itu, Fakhri Husaini justru menghargai apapun sikap suporter.

"Saya memahami alasan mereka. Saya juga menghargai kenapa mereka seperti itu," kata Fakhri Husaini.

"Diboikot atau tidak, penuh atau tidak penuh, kami akan tetap main dan memberikan 100 persen untuk negara ini," ujarnya menambahkan.

Jelang Hadapi Hong Kong, Fakhri Husaini Sudah Kantongi Kekuatan Tim Lawan

LINK Live Streaming Arema FC Vs Madura United: Target Tiga Angka Derbi Jawa Timur

"Tentu kami mengharap penonton lebih banyak lagi, meski buat saya itu tidak begitu penting," katanya lagi.

Fakhri Husaini mencoba bijaksana menyikapi hal ini dengan tetap mempersembahkan kemenangan mereka kontra timnas U-19 Timor Leste untuk semua kalangan suporter.

Dia juga tak ingin pemainnya terpengaruh dengan situasi ini dengan tetap fokus untuk menatap laga-laga selanjutnya.

"Sampaikan salam saya untuk seluruh suporter. Tidak apa-apa, boikotlah. Kemenangan ini buat mereka yang datang dan yang memboikot," tutur Fakhri.

"Saya sampaikan kepada pemain, penuh atau kosong, pemain harus main habis-habisan karena bermain untuk harkat dan martabat negara," ucapnya tegas.

Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved