VIdeo Cegah Sampah Sampai Ke Sungai, Interceptor 001 Hadir di Drainase Cengkareng

Dalam satu hari, Interceptor mampu mangangkut maksimal 100 ton sampah.

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Untuk mengurangi sampah plastik di dunia, The Ocean Cleaneup yang merupakan
sebuah organisasi nirlaba dan fokus pada pengembangan teknologi ini, menghadirkan alat yang dapat menjadi solusi pencegahan sampah dari sungai ke laut.

Kemudian, alat ini diberi nama Interceptor.

Sebagai alat pengangkut sampah, Interceptor dinilai ramah lingkungan karena menggunakan tenaga surya dengan baterai lithium-ion, sehingga dapat beroperasi siang dan malam tanpa suara bising ataupun mengeluarkan asap.

Dalam satu hari, Interceptor mampu mangangkut maksimal 100 ton sampah.

Selanjutnya, untuk uji coba pertama Interceptor dioperasikan di Indonesia dan saat ini berada di drainase Cengkareng, PIK, Jakarta Utara dengan nama Interceptor 001.

Sistem kerja Interceptor 001 yakni mengangkut sampah plastik dari sungai yang kemudian akan disortir.

Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Jakarta Pusat Lakukan Aksinya Usai Gajian, Ajak Berenang

Om Hao Ungkap Sosok Jin Penglaris Makanan, Mulai dari Pocong Berliur hingga Anak Berwujud Monster

Saat ini sudah ada empat Interceptor yang ada di dunia.

Dua diantaranya telah beroperasi di Jakarta (Indonesia) dan Klang (Malaysia).

Sedangkan sistem ketiganya akan segera ditempatkan di Can Tho yang terletak di Mekong Delta (Vietnam) dan sistem keempat akan ditempatkan di Santo Domingo (Republik Dominika).

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved