Lolos ke Final Fuzhou China Open 2019, Marcus/Kevin Ungkap Kunci Sukses Kalahkan Rankireddy/Shetty

Marcus/Kevin kali ini juga mampu meredam ambisi Rankireddy/Shetty yang grafik penampilannya sedang meningkat.

Lolos ke Final Fuzhou China Open 2019, Marcus/Kevin Ungkap Kunci Sukses Kalahkan Rankireddy/Shetty
Tangkapan Layar IG Badminton.Ina
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo lolos ke final Fuzhou China Open 2019 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, hanya butuh satu kemenangan lagi untuk mempertahankan gelar juara pada Fuzhou China Open 2019.

Tiket final direbut Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo setelah mengalahkan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty (India), dengan skor 21-16, 22-20 di Haixia Olympic Sports Center, Sabtu (9/11/2019).

Partai ini merupakan ulangan laga final French Open 2019 lalu.

Kala itu, Marcus/Kevin menang straight game dengan skor 21-18, 21-16 dan meraih gelar juara.

Marcus/Kevin kali ini juga mampu meredam ambisi Rankireddy/Shetty yang grafik penampilannya sedang meningkat.

Pasangan India rangking sembilan dunia tersebut tercatat mengalahkan ganda putra elit dunia, salah satunya Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan di French Open 2019.

Dalam perjalanan ke semifinal Fuzhou China Open 2019, Rankireddy/Shetty juga menumbangkan andalan tuan rumah yang juga pasangan ranking ketiga dunia, Li Junhui/Liu Yuchen (China) dalam dua gim langsung, 21-19, 21-15.

Pada duel dengan Marcus/Kevin, Rankireddy/Shetty sempat memimpin perolehan angka di game kedua. Saat tertinggal 19-20 pun mereka memaksa terjadinya adu setting.

Namun, Marcus/Kevin terus menekan pertahanan Rankireddy/Shetty.

Lolos Final Fuzhou China Open 2019, Marcus/Kevin Berpeluang Pertahankan Gelar

"Pastinya kami senang bisa melaju ke final, tetapi masih ada satu pertandingan lagi besok. Hari ini lawan ya seperti biasa mereka punya power yang sangat keras dan mereka juga punya kecepatan," kata Kevin dilansir BolaSport.com dari Badmintonindonesia.

Marcus menilai bahwa progress mereka bagus dan banyak mengalami perubahan dari tahun lalu ke tahun ini.

"Dari segi main dan safe nya, cara nyari-nyari poinnya juga kayak sudah lebih matang sekarang. Kalau dulu kan masih banyak buang poin, gampang mati. Mereka memang pemain bagus, kami main juga enggak gampang, pasti ramai," ucap Marcus.

"Kami cuma mau menang, kan tanggung sudah sampai di semifinal. Tadi kami cuma berusaha untuk memberikan yang terbaik saja," ujar Kevin.

Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved