12 Tahun Jual Buku KIR Palsu, Ayah dan Anak di Tanjung Priok Rugikan Negara Miliaran Rupiah

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto mengatakan, pelaku berinisial BS (67) dan sang anak RA (35) mematok Rp 350 ribu.

12 Tahun Jual Buku KIR Palsu, Ayah dan Anak di Tanjung Priok Rugikan Negara Miliaran Rupiah
TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Polisi saat merilis kasus pembuatan buku KIR palsu yang dilakukan pasangan ayah dan anak. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Selama 12 tahun bisnis penerbitan buku uji cek kendaraan atau KIR palsu, pasangan ayah dan anak di Tanjung Priok, Jakarta Utara rugikan negara sampai miliaran rupiah.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto mengatakan, pelaku berinisial BS (67) dan sang anak RA (35) mematok Rp 350 ribu untuk satu buku KIR palsu buatannya.

Begini Cara Bedakan Buku KIR Asli dan Palsu

Angka tersebut mencapai tiga kali lipat dibanding harga resmi yang dikeluarkan oleh Unit Pelayanan Pengujian Kendaraan Bermotor (UP PKB).

Barang bukti yang diamankan polisi dari sindikat pembuat buku KIR palsu di Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Barang bukti yang diamankan polisi dari sindikat pembuat buku KIR palsu di Tanjung Priok, Jakarta Utara. (TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA)

"Kalau resmi hanya Rp 92 ribu dari UP PKB. Tapi oleh tersangka dipatok Rp 350 ribu per satu KIR. Dia sudah beroperasi dari 2007, kami menduga dia sudah memalsukan ribuan KIR sehingga kerugian bisa sampai miliar rupiah," kata Budhi di Mapolres Metro Jakarta Utara, Minggu (10/11/2019).

Selain merugikan negara, bisnis yang dilakukan ayah dan anak ini juga dapat memicu angka kecelakaan.

Sebab, kendaraan yang sebenarnya tak layak jalan tetap bisa melaju di jalan raya bermodalkan buku KIR palsu buatan mereka.

"Akibat pemalsuan ini fatal, kalau KIR palsu, berarti tidak pernah melakukan pengecekan kendaraan. Artinya berarti tidak tahu kelayakan kendaraannya itu sendiri," kata Budhi.

Angkutan Barang

Budhi menyatakan, berdasarkan pemeriksaan sementara, mayoritas kendaraan yang memesan buku KIR palsu dari kedua tersangka adalah angkutan barang.

Halaman
12
Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved