Ajukan Nama Sekda Saefullah Jadi Cawagub DKI, Gerindra Sebut Tak Perlu Minta Izin Anies

Gerindra tidak harus meminta izin Gubernur DKI Jakarta Anies Baswesan jika ingin menarik seorang aparatur sipil negara (ASN) menjadi Cawagub DKI.

TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Sekretaris Daerah DKI, Saefullah, Jakarta saat meninjau Kali Sunter yang berada di belakang Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Utara 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra DKI Jakarta Syarif kembali angkat bicara soal nama Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah yang diajukan oleh pihaknya menjadi calon Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Menurutnya, Gerindra tidak harus meminta izin Gubernur DKI Jakarta Anies Baswesan jika ingin menarik seorang aparatur sipil negara (ASN) menjadi Cawagub DKI.

Anggota DPRD DKI ini pun menyebut, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu tidak memiliki kewenangan untuk menentukan siapa pendampingnya.

"Jadi, memang bukan domainnya pak Anies (menentukan Wagub)," ucapnya saat dikonfirmasi, Minggu (10/11/2019).

Dijelaskan Syarif, Gerindra baru akan berkomunikasi dengan Anies bila sudah menyepakati dua nama final Cawagub bersama PKS.

Pasalnya, berdasarkan Pasal 176 Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah, partai pengusung hanya diperbolehkan mengajukan dua nama Cawagub.

"Kalau (PKS) oke baru kita komunikasikan dengan pak gubernur. Kalau sudah sepakat baru dikasih tahu ke pak Anies," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, proses pemilihan Wagub DKI pengganti Sandiaga Uno kini memasuki babak baru.

Gerindra sebagai salah satu partai pengusung Anies akhirnya mengajukan empat nama Cawagub DKI.

Halaman
1234
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved