Persija Jakarta

Gawang Persija Jakarta Mudah Kebobolan, Edson Tavares Soroti Mental dan Konsentrasi Pemain

Di laga terakhir, gawang skuat Macan Kemayoran harus rela dibobol sebanyak dua gol oleh Semen Padang.

Gawang Persija Jakarta Mudah Kebobolan, Edson Tavares Soroti Mental dan Konsentrasi Pemain
Istimewa/Media Persija
Para pemain Persija Jakarta menjalani latiham resmi sebelum menghadapi Borneo FC di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Minggu (10/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, CIKARANG - Sektor pertahanan Persija Jakarta mendapatkan sorotan akibat mudahnya ditembus oleh para pemain depan tim lawan di Liga 1 2019.

Di laga terakhir, gawang skuat Macan Kemayoran harus rela dibobol sebanyak dua gol oleh Semen Padang.

Prediksi Susunan Pemain Liverpool Vs Man City Liga Inggris & Live Streaming TV Online Mola TV

Dua gol yang bersarang ke gawang yang dijaga Andritany Ardhiyasa tersebut mendapatkan perhatian khusus dari pelatih Persija Jakarta, Edson Tavares.

Pelatih berkebangsaan Brasil itu menilai sektor pertahanan timnya perlu dibenahi dan mendapatkan pelatihan tambahan.

Menurut Tavares, kondisi lini pertahanan timnya mudah ditembus oleh para penyerang lawan, terutama melalui skema serangan balik.

Sektor pertahanan Persija Jakarta yang dikawal Fachruddin Aryanto dan kawan-kawan dinilai perlu ditingkatkan konsentrasinya di lapangan.

"Faktanya kami kebobolan tiga gol saat dua kali bertemu Semen Padang lewat skema serangan balik. Saya sudah berbicara dengan pemain termasuk Fachruddin disini," kata Tavares saat jumpa pers, Minggu (10/11/2019).

Tavares menilai salah satu problem yang terjadi di timnya karena permasalahan mental bermain di lapangan.

Para pemain selalu terburu-buru dalam menciptakan gol dan memenangkan pertandingan.

"Problem utama adalah mental karena pemain ingin mencetak gol dan pemain ingin memenangkan pertandingan. Itu yang membuat kami dalam situasi yang tidak baik," sambungnya.

Hal itu mengakibatkan para pemainnya kehilangan konsentrasi dalam bermain di lapangan.

"Pemain ingin melakukan terbaik tapi terkadang mereka hilang konsentrasi di dalam pertandingan," tutur mantan pelatih Yokohama tersebut.

Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved