Liga 1 2019

Makan Konate Unglap Suka-Duka 5 Tahun Berkarier di Indonesia: Suka Banyak Masjid & Peluang Jadi WNI

Bahkan di Liga 1 2019, Makan Konate sudah mengumpulkan 14 gol, 9 assist dan berhasil menjadi pencetak gol terbanyak Arema FC.

Makan Konate Unglap Suka-Duka 5 Tahun Berkarier di Indonesia: Suka Banyak Masjid & Peluang Jadi WNI
SURYAMALANG.com/Hayu Yudha
Gelandang Arema FC, Konate Makan dkk merayakan gol yang dicetak ke gawang Persib Bandung dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa (30/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, MALANG - Selama lima tahun berkarier di sepak bola Indonesia, playmaker asing asal Mali, Makan Konate sudah berhasil mencuri perhatian publik pecinta sepak bola Indonesia.

Makan Konate sudah memperkuat lima klub berbeda dan grafik penampilannya terus meningkat disetiap klub yang dibelanya.

Lima klub yang diperkuat Makan Konate adalah PSPS Pekanbaru (2012-2013), Barito Putera (2013), Persib Bandung (2014-2015), Sriwijaya FC (2018), dan Arema FC (2018-sekarang).

Bahkan di Liga 1 2019, Makan Konate sudah mengumpulkan 14 gol, 9 assist dan berhasil menjadi pencetak gol terbanyak Arema FC.

Jauh menengok ke belakang cerita sebelumnya, Makan Konate memiliki perjalanan panjang saat berkarier di sepak bola Indonesia.

Kepada wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana, Makan Konate menceritakan bagaimana proses perjalanan pertama kali bermain di klub Indonesia hingga memperkuat beberapa klub besar di Tanah Air.

Berikut petikan wawancara dengan Makan Konate dengan wartawan TribunJakarta beberapa waktu lalu.

Bagaimana awal pertama kali kamu datang dan berkarier di Liga Indonesia?
Saya pertama kali datang ke Indonesia pada tahun 2012. Saat itu langsung memperkuat PSPS dan bermain selama 6 bulan disana.

Siapa orang yang pertama kali mengajak kamu main bola di Liga Indonesia?
Dulu yang pertama kali mengajak saya main di Indonesia adalah agen namanya Mamadou. Dia ajak saya ke sini. Dulu dia kasih tahu pelatih PSPS Pekanbaru, Mundari Karya. Lalu, Mundari karya langsung nonton saya bermain dan langsung ambil saya. Dia juga pelatih pertama saya di Indonesia.

Halaman
12
Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved