Beda Reaksi Wibi Andrino & William PSI soal Formula E Rp1,6 T di Tengah Defisit Anggaran, 5 Faktanya

Dana penyelenggaraan Formula E menjadi sorotan di tengah kisruh pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara.

Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Siti Nawiroh
YouTube/Metro Tv
Wibi Andrino dan William Aditya 

TRIBUNJAKARTA.COM - Dana penyelenggaraan Formula E menjadi sorotan di tengah kisruh pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020.

Hal tersebut dikarenakan rencana anggaran yang diajukan untuk penyelenggaran Formula E sekitar Rp 1,6 Triliun.

Menurut Anies Baswedan, penyelenggaraan Formula E untuk menggerakkan perekonomian di tengah kondisi ekonomi yang lesu.

Bahkan, Anies Baswedan menegaskan penyelenggaraan Formula E tak masuk dalam RPJMD karena sama seperti ketika pemerintah dapat Asian Games 2019.

Meski demikian, dana penyelenggaraan Formula E Rp 1,6 Triliun itu masih menjadi sorotan di tengah defisit anggaran saat ini.

Saat menjadi panelis di acara Q & A dilansir TribunJakarta pada Senin (11/11), pegiat media sosial Eko Kuntadi mempertanyakan dana formula E Rp 1,6 Triliun tersebut di tengah defisit anggaran.

Eko Kuntadi menyoroti anggaran formula E begitu besar padahal disisi lain, natularisasi Kali Ciliwung yang digadang-gadang sebagai program Anies Baswedan harus tersendat.

"Ini saya mau memastikan saja. Ada satu hal yang agak fix di anggaran tersebut yakni mengenai rencana balapan formula E. Saya minta pendapat Mas Wibi, bagaimana?"

"Saya rasa anggaran Rp 1 Triliun itu cukup besar sekali padahal itu bisa membangun banyak rusun dan naturalisasi sungai terhenti karena defisit. Ini cuma Rp 1 Triliun hanya untuk beberapa hari penyelenggaraan," jelas Eko Kuntadi.

Wibi Andrino lantas membandingkan kondisi perekonomian Indonesia saat ini dengan ketika masa bangsa Indonesia membangun Monas.

"Itu tak murni Rp 1 Triliun karena ada swasta juga disitu. Mas juga jangan lupa sejarah, bagaimana kondisi Indonesia saat bangun Monas?" cecar Wibi Andrino.

"Ya tapi Monas masih ada sampai saat ini," ucap Eko Kuntadi.

Wibi Andrino
Wibi Andrino (YouTube/Metro Tv)

"Di Jakarta ini saya lihat belum ada acara yang luar biasa, bahkan kita enggak ada Formula 1 atau MotoGP. Jadi ada yang harus berbeda," tegas Wibi Andrino.

"Anggaran dananya berapa? Yang dianggarkan Rp1,6 T?" tanya Eko Kuntadi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved