Satpam Dibacok Geng Motor

Berbekal Video Amatir, Polisi Tangkap Geng Motor Pembacok Satpam Kurang dari 24 Jam

"Setelah itu petunjuk para tersangka itu dari video amatir itu, yang kita dapatkan dari salah seorang warga," kata Suharto

Berbekal Video Amatir, Polisi Tangkap Geng Motor Pembacok Satpam Kurang dari 24 Jam
TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
Ungkap kasus geng motor bacok satpam di Mapolsek Cilincing, Jakarta Utara, Senin (11/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Penangkapan terhadap empat anggota geng motor Oyy-Oyy yang membacok satpam di Cilincing dilakukan kurang dari 24 jam dari waktu kejadian pada pukul 01.45 WIB Minggu (10/11/2019).

Cepatnya waktu penangkapan lantaran polisi mendapatkan video amatir yang merekam aksi geng motor ini.

Kanit Reskrim Polsek Cilincing AKP Suharto mengatakan, penangkapan terhadap para tersangka berawal saat polisi menerima laporan soal pembacokan tersebut.

Tim Buser Polsek Cilincing lalu bergerak menuju dua titik, yakni ke rumah sakit tempat korban Mika Natalida (23) dilarikan usai dibacok. Sementara titik kedua di sekitaran lokasi kejadian.

"Setelah itu petunjuk para tersangka itu dari video amatir itu, yang kita dapatkan dari salah seorang warga," kata Suharto di Mapolsek Cilincing, Senin (11/11/2019).

Dari video amatir yang merekam aksi geng motor Oyy-Oyy, polisi kemudian mengidentifikasi para tersangka.

Alhasil, empat dari sembilan anggota geng motor itu diringkus pada Minggu malam.

"Kita amankan di daerah Kalibaru dan Lagoa," ucap Suharto.

4 Anggota Geng Motor yang Bacok Satpam di Cilincing Ditangkap: 1 Orang Pelajar SMA

Dipermalukan Persija Jakarta 4-2, Pelatih Borneo FC Puji Kehebatan Marko Simic

Waktu Terbaik Daftar CPNS 2019 di Situs SSCASN: Pukul 01.00 WIB hingga 04.30 WIB

Adapun peristiwa pembacokan yang menewaskan satpam Mika Natalida (23) terjadi Minggu (10/11/2019) dini hari di Jalan Karang Tengah, Rorotan, Jakarta Utara.

Korban dibacok oleh pelaku AJ dan satu anggota geng motor lainnya yang masih buron. Pembacokan terjadi karena geng motor ini tidak terima ditegur dan dikejar korban usai berbuat onar.

Tersangka AJ dijerat pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan. Sementara tiga lainnya yang sudah tertangkap lantaran ikut terlibat, dikenai pasal 358 KUHP.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved