Disbudpar Minta Milenial Kota Tangerang Lebih Kreatif dan Berkarakter Antijiplak

"Mumpung masih muda, para pemuda harus mengembangkan dirinya untuk bisa menggantikan mereka yang sudah tua," katanya.

TribunJakarta/Ega Alfreda
Disbudpar Kota Tangerang bersama Aeropolis menggelar talkshow Bertema Membangun Pemuda-pemudi Kota Tangerang Kreatif dan Berkarakter di Plaza Aeropolis Commercial Park, Senin (11/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang meminta milenial Kota Tangerang agar lebih aktif dalam berorganisasi.

Maka dari itu, Pemerintahan Kota Tangerang menggandeng Aeropolis menggelar talkshow pembinaan Kang Nong pada Senin (11/11/2019).

Bertema membangun Pemuda-pemudi Kota Tangerang Kreatif dan Berkarakter itu berlangsung di Plaza Aeropolis Commercial Park.

Kepala Disbudpar Kota Tangerang Rina Hernaningsih menuturkan, akan mendorong para pemuda khususnya Kang Nong maupun calon-calon Kang Nong di Kota Tangerang untuk lebih kreatif anti jiplak.

Ia menyebut, melalui talkshow interaktif ini sebagai wadah pertemuan bagi para pemuda untuk saling bertukar pikiran demi membangun Kota Tangerang.

"Selain fokus dengan belajar, kaum milenial dalam kehidupan juga harus bisa bergaul. Mudah-mudahan acara ini bisa memberikan wawasan bagi para pemuda supaya bisa menjadi pemuda yang berguna," kata Rina.

Di kesempatan yang sama, Direktur Aeropolis Totonafo Lase menambahkan, pihaknya mendukung segala rutinitas positif yang dilakukan para pemuda di Kota Tangerang.

Sejauh ini, kata dia, Aeropolis telah mendukung 65 komunitas di Kota Tangerang untuk menekuni hobi.

Satu diantaranya, dengan menginisiasi acara musik.

Sebelum Bacok Satpam, Geng Motor Oyy-Oyy Jarah Warung dan Tusuk Pengendara Ojol di Marunda

Praktik Calo e-KTP Masih Menjamur di Kota Tangerang, Disdukcapil Ambil Langkah Jemput Bola

Mantan Supir Nekat Curi Perhiasan Majikan, Motifnya Gara-gara Sakit Hati

"Mumpung masih muda, para pemuda harus mengembangkan dirinya untuk bisa menggantikan mereka yang sudah tua," katanya.

Menurutnya, masa muda harus dimanfaatkan untuk mengembangkan jejaring dan meningkatkan kemampuan, agar bisa menjadi manusia yang berguna.

"Kalau pemuda tidak punya kemampuan lain bagaimana ingin memanajemen sebuah perusahaan. Jadi, saya sepakat manusia jangan berhenti belajar. Berhentilah belajar jika sudah mati," tandas Totonafo.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved