Kisah Uwa Anom Dianggap Bos di Kampung, di Jakarta Jadi Pengamen

Dikenal sebagai bos di kampung halamannya, ternyata Anom (66) bekerja sebagai pengamen keliling di Jakarta.

Kisah Uwa Anom Dianggap Bos di Kampung, di Jakarta Jadi Pengamen
TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Uwa Anom mengamen di Jakarta sejak tahun 1991. Foto diambil saat mengamen di salah satu sudut ibu kota, Senin (11/11/2019) 

"Enggak ada penyesalan. Yang penting nerima keadaan aja. Bahkan bisa cari uang aja enggak pernah terbayang dan sampai sekarang orang kampung tetap kira saya ini bos," sambungnya.

Memiliki sejumlah warisan semakin membuat Uwa Anom tak pernah mengira jika harus bekerja serabutan, hingga menjadi pengamen usai tinggal di Jakarta.

Atas dasar larangan dari Ibunya dan tak boleh menetap di kampung, Uwa Anom merantau ke Jakarta dan bekerja sebagai pedagang asongan.

Namun, ia mengatakan kembali ke Cirebon lagi usai menikah dengan istri pertamanya, Sunersih di tahun 1970-an.

"Pas nikah saya di kampung. Berjalan 6 tahun enggak punya anak akhirnya saya memutuskan menikah lagi dengan Caswati dan dikaruniai 4 orang anak," ungkapnya.

Ya, sejak menikah untuk kedua kalinya, Uwa Anom semakin lama bermukim Cirebon sebelum memutuskan kembali ke Jakarta.

"Ya di kampung masih ada sawah itu. Makanya balik ke sana ngurusin itu aja. Kalau istri sih akur aja. Yang penting kan jatah belanja dan hal lainnya sama, enggak pernah saya bedakan. Jadi di kampung juga kerja," ucapnya.

Selama berada di kampung, Uwa Anom mengatakan tak pernah ada pertengkaran dari kedua istrinya.

Sebab, sebelum memutuskan menikah lagi, ia sudah direstui oleh Sunersih.

Bahkan untuk perihal makan hingga tidur, Uwa Anom mengatakan salalu bersama.

Halaman
123
Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved