Mayat Pria dalam Koper di Bogor Diperkirakan Dibunuh 5 Hari Sebelumnya

Jasad korban yang ditemukan seorang pemulung dekat pinggir jurang sudah dalam keadaan membusuk atau sulit dikenali secara fisik.

Mayat Pria dalam Koper di Bogor Diperkirakan Dibunuh 5 Hari Sebelumnya
KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSAN
Aparat Kepolisian Polres Bogor melakukan evakuasi temuan jenazah tanpa identitas di semak-semak Kampung Teluk Waru, Desa Curug Bitung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/11/2019) siang. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Mayat pria dalam koper yang ditemukan di Kampung Teluk Waru, Desa Curug Bitung, Nanggung, Kabupaten Bogor pada Minggu (10/11/2019) diperkirakan sudah dibunuh lima hari sebelumnya.

Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati Kombes Edy Purnomo mengatakan perkiraan tersebut didasari dari kondisi jasad yang kini berada di instalasi forensik RS Polri.

"Kalau proses pemeriksaan postmortem (setelah meninggal) jenazah ini diperkirakan sudah lebih dari lima hari (meninggalnya)," kata Edy di RS Polri Kramat Jati, Senin (11/11/2019).

Perkiraan didasari hasil pemeriksaan awal tim dokter forensik RS Polri Kramat Jati terhadap jasad pria yang diperkirakan berusia sekitar 40 tahun.

Pasalnya jasad korban yang ditemukan seorang pemulung dekat pinggir jurang sudah dalam keadaan membusuk atau sulit dikenali secara fisik.

"Sudah proses pembusukan. Untuk ciri khusus pada korban belum bisa diungkapkan, karena belum melakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.

Meski diduga kuat merupakan korban pembunuhan, Edy menuturkan untuk sekarang tim dokter forensik lebih fokus pada proses identifikasi.

Dokter Forensik Temukan Luka Bekas Penganiayaan di Kepala dan Wajah Mayat Pria dalam Koper di Bogor

Sesosok Mayat Dalam Koper Hitam Ditemukan di Jurang Pinggir Jalan Kabupaten Bogor

Defisit Anggaran, Pemprov DKI Batal Ganti Rugi 118 Bidang Tanah di Bantaran Ciliwung

Pasalnya dengan mengetahui identitas korban, proses penyelidikan yang dilakukan Polres Kabupaten Bogor dapat lebih mengerucut dalam mencari pelaku.

"Kemungkinan pembunuhan, kita tidak tahu pasti. Identifikasi kami utamakan selanjutnya baru proses penyebab kematian, baru proses pembunuhan. Nanti kita koordinasi dengan penyidik," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved