Mengemis di Area Masjid Istiqal, Pencari Suaka Asal Yordania Dipindahkan ke Rudenim

Ahmad sedang duduk pada area luar Masjid Istiqlal sambil menadahkan kedua tangan kepada masyarakat, yang melintas hadapannya

Mengemis di Area Masjid Istiqal, Pencari Suaka Asal Yordania Dipindahkan ke Rudenim
Dok Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Alvian Bayu
Pencari suaka asal Yordania yang mengemis di area Masjid Istiqlal, Ahmad Ali KH Al Badareen, saat ditemukan petugas Satpol PP dari kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (6/11/2019).

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, KEMAYORAN - Pencari suaka asal Yordania yang mengemis di area Masjid Istiqlal dipindahkan ke rumah detensi imigrasi (Rudenim) Jakarta Pusat, Senin (11/11/2019).

Demikian dikatakan Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Alvian Bayu, kepada Wartawan, malam ini.

"Pencari suaka asal Yordania sudah dipindahkan ke Rudenim non-TPI Jakarta Pusat," ucap Bayu, sapaannya.

Kata Bayu, pencari suaka yang mengemis tersebut adalah Ahmad Ali KH Al Badareen.

Kronologinya, kata Bayu, Ahmad ditemukan oleh anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dari kecamatan Sawah Besar.

Edson Tavares Ungkap Kunci Sukses Persija Jakarta Permalukan Borneo FC 4-2

Saat itu, ujarnya, Ahmad sedang duduk pada area luar Masjid Istiqlal sambil menadahkan kedua tangan kepada masyarakat, yang melintas hadapannya.

"Pada Rabu 6 November 2019, pukul 10.00 WIB, petugas Satpol PP Kecamatan Sawah Besar mendatangi Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Jakarta Pusat untuk melakukan serah terima Ahmad," ucapnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui bahwa Ahmad berada di Indonesia sejak 26 Maret 2018 atau sekira satu tahun lalu.

"Dia (Ahmad) telah tinggal melebihi masa izin tinggal yang berlaku (overstay)," ujar Bayu.

Selanjutnya, kata Bayu, pihak Kantor Imigrasi Kelas I non-TPI Jakarta Pusat akan berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan.

Tujuannya, kata dia, gua melakukan administratif keimigrasian berupa pendeportasian.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved