Peringati Hari Pahlawan, Wali Kota Tangerang Ingin Hadirkan Replika Tank di Taman Makam Taruna

Pemerintah Kota Tangerang berencana akan menaruh replika tank, panser, dan kendaraan perang lainnya di Museum Taman Makam Taruna (TMP) Kota Tangerang.

Peringati Hari Pahlawan, Wali Kota Tangerang Ingin Hadirkan Replika Tank di Taman Makam Taruna
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah saat menabur bunga di Taman Makam Pahlawan Taruna Tangerang memperingati Hari Pahlawan Nasional, Senin (11/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang berencana akan menaruh replika tank, panser, dan kendaraan perang lainnya di Museum Taman Makam Taruna (TMP) Kota Tangerang.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, hal itu untuk merayakan hari pahlawan yang selalu diperingati pada tanggal 10 November 2019.

Selain itu, lanjutnya, gedung TMP Taruna juga dapat dimanfaatkan menjadi tempat bagi komunitas dan masyarakat dalam mengadakan kegiatan positif.

"Kita tambah media-media edukasi, apakah itu replika tank panser dan lain sebagainya yang berbau dengan perang-perang. Sehingga masyarakat Kota Tangerang bangga TNI dan Polri solid dalam menjaga NKRI," ujar Arief di TMP Taruna, Senin (11/11/2019).

UPDATE Klasemen Liga 1 2019 - Persija Jakarta Naik 1 Peringkat, Selisih 6 Poin dari Persib Bandung

Memperingati hari Pahlawan Nasional, Pemerintahan Kota Tangerang, Polri, dan TNI juga menggelar Apel di Taman Makam Pahlawan Taruna di Jalan Daan Mogot nomor 11, Kota Tangerang.

Apel dipimpin langsung oleh Komandan Distrik Militer (Dandim) 0506/Tgr Wisnu Kurniawan.

Arief menyebutkan, Gedung TMP Taruna yang saat ini sudah menjadi aset Pemkot Tangerang akan terus ditata dan dikembangkan.

"Ini sudah penataan, gedung utamanya sudah direhab jadi museum, kami Pemerintah Kota Tangerang berharap bisa menjadi tempat edukasi pendidikan sejarah untuk masyarakat khususnya anak-anak agar lebih mengenal pejuang-pejuang yang telah gugur," jelasnya.

"Gedung ini sudah dipakai untuk kegiatan komunitas, kemarin ada HMI, Paskibraka, dan lainnya, pagarnya juga sudah dibuka yang tadinya tertutup supaya setiap orang yang lewat tahu ini TMP Taruna, ada taruna terbaik bangsa Mayor Daan Mogot dan rekan-rekannya yang terlah berjuang sehingga kita bisa menikmati kemerdekaan," sambung Arief.

Sementara itu, Komadan Distrik Militer (Dandim) 0506/Tgr Wisnu Kurniawan menerangkan, Upacara Ziarah yang tiap tahunnya digelar di TMP Taruna, menjadi bentuk upaya dalam melestarikan cagar budaya dan bangunan bersejarah.

"Dengan cagar budaya, kita bisa menyampaikan kepada anak cucu kita tentang bagaimana sejarah perjuangan para pahlawan dulu sehingga nanti generasi penerus bisa menjadi pahlawan-pahlawan masa kini," harapnya.

Wisnu juga mengajak masyarakat untuk merefleksi dan memaknai Hari Pahlawan sebagai upaya membangun dan melanjutkan perjuangan pahlawan sesuai dengan tugas dan profesi yang dimiliki.

"Jadi berjuang itu tidak harus dengan mengangkat senjata dan bertempur melawan musuh. Misalnya guru berjuang mencerdaskan bangsa, aparat pemerintah berjuang bagaimana pembangunan berjalan bagus, aparat keamanan seperti TNI dan Polri menciptakan keamanan wilayah, dan masyarakat juga berjuang di masing-masing profesi keahliannya," tukas Wisnu. (*)

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved