Breaking News:

Bulog Ajukan Permohonan Impor Beras Ketan 65 Ribu Ton dari Vietnam dan Thailand

Sekretaris Perum Bulog, Awaludin Iqbal membenarkan ada permohonan impor beras ketan sebanyak 65 ribu ton dari Bulog ke Kementerian Perdagangan.

TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Beras Bulog di Gudang Bulog Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (24/5/2018). 

TRIBUNJAKARTA - Perum Bulog mengajukan permintaan impor beras ketan 65 ribu ton dari Thailand dan Vietnam.

Surat permintaan impor itu diajukan oleh Bulog pada September 2019. 

Sekretaris Perum Bulog, Awaludin Iqbal membenarkan ada permohonan impor beras ketan sebanyak 65 ribu ton dari Bulog ke Kementerian Perdagangan.

Update Harga Kebutuhan Pokok di Bekasi, Beras Putih dan Ketan Hitam Naik

Dirinya mengatakan, permintaan impor dari Vietnam dan Thailand tersebut adalah karena ada kebutuhan di dalam negeri yang tidak terpenuhi oleh petani di dalam negeri.

Namun ia tidak merinci berapa ton pasokan dalam negeri dalam setahun dan kebutuhan total di dalam negeri.

"Kalau data pasokan dalam negeri ada di Kementan, yang pasti ini kan kebutuhan customer yang minta segitu, kategori beras ini kan khusus dan tidak gampang mendapatkannya," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (12/11/2019).

Iqbal menambahkan, petani dalam negeri tidak banyak yang menanam beras ketan.

Sementara kebutuhannya masih cukup besar dan terutama untuk bisnis, atau industri makanan.

"Kalau beras biasa, kita stok sangat berlimpah, Pak Dirut juga sudah katakan tidak akan impor beras biasa. Tetapi komoditas khusus yang lain bisa," ujarnya.

Terhadap permintaan impor beras khusus ini, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Indrasari Wisnu, membenarkan.

Halaman
123
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved