CPNS 2019

Ini Persyaratan Jalur Cumlaude dan Disabilitas CPNS Pemprov DKI Jakarta 2019

Jumlah ini diambil dari 3.958 formasi CPNS yang tahun ini dibuka oleh Pemprov DKI Jakarta.

Ini Persyaratan Jalur Cumlaude dan Disabilitas CPNS Pemprov DKI Jakarta 2019
Serambi News/ Putri
Ilustrasi lowongan CPNS 2019 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta memproyeksikan 79 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk disabilitas dan 60 lainnya untuk lulusan terbaik (cumlaude).

Jumlah ini diambil dari 3.958 formasi CPNS yang tahun ini dibuka oleh Pemprov DKI Jakarta.

Berikut Contoh Surat Lamaran & Surat Pernyataan CPNS 2019, Lengkap untuk SMA, S1, S2, dan Diploma

Dikutip TribunJakarta.com dari situs resmi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta (bkddki.jakarta.go.id), CPNS disabilitas ialah pelamar berkebutuhan khusus setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan dan kemampuan fungsional oleh dokter pada rumah sakit pemerintah bahwa yang bersangkutan benar-benar sebagai penyandang disabilitas dan masih dapat ditingkatkan melalui terapi dengan alat bantu, bahasa isyarat dan treatment khusus lainnya serta dapat melaksanakan tugas kedinasan apabila diterima sebagai CPNS.

Hal ini dibuktikan dengan surat keterangan disabilitas dari dokter rumah sakit pemerintah atau puskesmas yang menerangkan jenis dan derajat kedisabilitasannya.

Sementara itu, lulusan terbaik adalah pelamar yang lulus dengan predikat 'dengan pujian' atau cumlaude dari perguruan tinggi terakreditasi A atau unggul pasa saat kelulusan (sesuai dengan tanggal kelulusan yang tertulis pada ijazah).

Ini persyaratan untuk formasi lulusan terbaik (Cumlaude) :

1. Lulusan Perguruan Tinggi Dalam Negeri jenjang Strata 1 (S1) dari perguruan tinggi yang terakreditasi A atau unggul dan program studi yang terakreditasi A atau unggul pada Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan atau LAM PT Kes/Pusdiknakes pada saat kelulusan yang dibuktikan dengan tanggal kelulusan yang tertulis pada ijazah, dengan predikat kelulusan "Dengan Pujian".

Atau cumlaude yang tercantum di dalam ijazah atau transkrip nilai apabila predikat "Dengan Pujian" atau cumlaude tidak tercantum di dalam ijazah atau transkrip nilai maka harus dibuktikan dengan sertifikat kelulusan dengan predikat "Dengan Pujian" atau cumlaude dari Perguruan Tinggi.

Terhadap ijazah yang ditetapkan pada saat sertifikat akreditasinya dinyatakan tidak berlaku, maka pelamar wajib melampirkan surat pernyataan atau surat keterangan dari pejabat yang berwenang pada BAN-PT dan/atau LAM IPT-Kes/Pusdiknakes yang menyatakan/menerangkan predikat akreditasi program studi A atau unggul dan predikat akreditasi perguruan tinggi A atau ungguk saat kelulusan.

Halaman
123
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved