Kerjasama Antara Maskapai Garuda Indonesia dengan Sriwijaya Air Resmi Berakhir

Satu diantaranya mengatakan kalau Sriwijaya Air telah sanggup untuk mengelola perusahaannya sendiri tanpa bantuan dari Garuda.

Kerjasama Antara Maskapai Garuda Indonesia dengan Sriwijaya Air Resmi Berakhir
Angkasa/dok. boeing
Sriwijaya Air 

Febri Toga Simatupang selaku Senior Manager Of Branch Communication and Legal, Bandara Internasional Soekarno-Hatta mengatakan seluruh penumpang Sriwijaya Air yang sebelumnya sempat tertahan di Bandara Soekarno-Hatta telah diberangkatkan ke daerah tujuannya masing-masing.

"Operasional dan jadwal penerbangan hari ini berjalan normal pasca delay penerbangan Sriwijaya Air kemarin," ujar Febri saat dikonfirmasi, Jumat (8/11/2019).

Kata Febri kemarin Executive General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Agus Haryadi beserta jajaran turun ke Terminal guna memastikan seluruh penumpang Sriwijaya Air yang terdampak terlayani dengan baik.

"Kemarin, kami beserta EGM turun ke lapangan, mengawasi dan memastikan semua penumpang yang terkena delay dapat terbang," tutur Febri.

Dirinya menegaskan, seluruh penumpang Sriwijaya Air yang terdampak delay kemarin telah diterbangkan.

"Semua penumpang yang terkena delay sudah berhasil diterbangkan kemarin. Jadi tidak ada penumpang yang gagal terbang. Adapun yang dialihkan dengan pesawat charter sebanyak 5 pesawat," imbuh Febri.

Menurutnya, total terdapat 12 penerbangan Sriwijaya Air yang mengalami delay.

Seluruh penumpang telah mendapatkan kompensasi dari pihak airlines sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan nomor 89 tahun 2015.

Ribuan Penumpang Sriwijaya Air Mengalami Delay di Bandara Soekarno-Hatta, Polisi Turun Tangan

Ribuan Penumpang Sriwijaya Air Mengalami Delay di Bandara Soekarno-Hatta, Polisi Turun Tangan
Ribuan Penumpang Sriwijaya Air Mengalami Delay di Bandara Soekarno-Hatta, Polisi Turun Tangan (ISTIMEWA)

Kepolisian Resort Kota Bandara Soekarno-Hatta menyebutkan ada 733 penumpang Maskapai Sriwijaya Air yang gagal terbang sejak pagi hari, Kamis (7/11/2019).

Hal tersebut diduga karena adanya perselisihan kembali antara Maskapai Garuda Indonesia dengan Sriwijaya Air.

Kasatreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, AKP Alexander Yurikho mengatakan, penumpukan ratusan penumpang di Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta karena Sriwijaya Air mengalami cancel flight dan delay yang cukup panjang.

"Maskapai tersebut kekurangan armada. Total Penumpang yang penerbangannya gagal sejumlah 733 penumpang," kata Alex dari pesan singkat, Kamis (7/11/2019).

Lebih parahnya lagi, jumlah penumpang Maskapai Sriwijaya Air yang mengalami delay atau keterlambatan terbang menembus angka seribu penumpang.

Alex mengatakan, jumlah total penumpang yang terlantar di Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta sejak pagi karena delay mencapai 1.182 penumpang.

Dia pun menyebutkan hingga malam ini masih terjadi penumpukan penumpang.

"Situasi saat ini masih terjadi penumpukan penumpang Sriwijaya Air di Area Gate Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta. Namin berangsur-angsur dapat diatasi," ucap Alex.

Untuk membinasakan rasa bosan penumpang yang masih terjebak di bandar udara tersibuk di Indonesia itu pun polisi turun langsung ke lapangan.

Menurut Alex, jajarannya yang langsung dipimpin oleh Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, AKBP Arie Ardian berkeliling memberikan makanan kecil kepada penumpang yang terdampar.

Tak lain tak dan bukan, persembahan tersebut untuk sedikit menghilangkan rasa bosan karena menunggu delay.

"Program Kemitraan Melalui Sentuhan (Promise) dilakukan dengan pemberian minuman dan makanan ringan serta permen sebagai wujud rasa empati dengan harapan dapat turut mengurangi rasa jenuh dan kesal akibat delay," terang Alex.

Dari data yang didapatkan, penerbangan Maskapai Sriwijaya Air yang mengalami Cancel adalah:
1. SJ 054, jumlah 43 Pax, CGK - TJQ
2. SJ 062, jumlah 47 Pax, CGK - MDC
3. SJ 022, jumlah 93 Pax, CGK - PDG
4. SJ 010, jumlah 93 Pax, CGK - KNO
5. SJ 070, jumlaj 53 Pax, CGK - PGK
6. SJ 096, jumlah 74 Pax, CGK - TKG
7. SJ 084, jumlaj 73 Pax, CGK - PLM
8. SJ 584, jumlah 96 Pax, CGK - UPG
9. SJ 256, jumlah 100 Pax, CGK - SUB
10. SJ 038, jumlah 61 Pax, CGK - TNJ

Data penerbangan yang mengalami delay atau keterlambatan adalah;
1. Pukul 06.00 WIB, SJ 050, CGK - TJQ, terbang pukul 13.11 WIB jumlah penumpang 47 orang.
2. Pukul 06.00 WIB SJ 272 CGK - DPS, terbang pukul 12.10 WIB. 173 orang (sudah terbang).
3. Pukul 07.15 WIB SJ 088 CGK- TKG, jumlah 107 Pax (belum terbang).
4. Pukul 10.25 WIB SJ 072 CGK - PGK (belum terbang).
5. Pukul 11.25 WIB SJ 186 CGK - PNK (belum terbang).
6. Pukul 13.10 WIB SJ 244 CGK - JOG (belum terbang).
7. Pukul 09.30 WIB SJ 3130 rute Jakarta - Naning (Cina) jumlah penumpang 154 orang (belum terbang).
8. Pkl 14.30 WIB SJ 020 rute CGK - PDG rencana terbang pukul 19.30 WIB jumlah penumpang 155 orang. (Belum terbang).
9. Pkl 16.05 WIB SJ 182 rute CGK - PNK rencana terbang pukul 20.00 WIB. menggunakan pesawat NAM Air IN 1280 jumlah penumpang 116 orang (belum terbang).

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved