Panjang Tumpukan Sampah di Kali Jambe Jatimulya Diperkirakan Mencapai 1 Kilometer
Camat Tambun Selatan, Junaefi, mengatakan, kondisi tumpukan sampah ini terjadi akibat kiriman ketika debit air meningkat memasuki musim penghujan
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBUN SELATAN - Tumpukan sampah di sepanjang aliran Kali Jambe Kabupaten Bekasi terus terjadi.
Kali ini berada di titik aliran dekat Tol Jakarta-Cikampek Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa, (12/11/2019).
Camat Tambun Selatan, Junaefi, mengatakan, kondisi tumpukan sampah ini terjadi akibat kiriman ketika debit air meningkat memasuki musim penghujan.
Panjang tumpukan sampah diperkirakan mencapai 1 Kilometer.
"Kurang lebih ada ya 1 kilometer, lumayan juga panjang," kata Junaefi saat dikonfirmasi, Selasa, (12/11/2019).
Pihaknya mendapat kabar adanya tumpukan sampah sejak beberapa hari terakhir, pada Senin, (11/11/3019), petugas gabungan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kelurahan Jatimulya, Polsek, Koramil terjun langsung untuk memulai pengangkutan sampah.
"Ada 35 personel gabungan, 10 truk pengangkut sampah sama satu alat berat dari PT. Wika kita pinjam," ungkap Junaefi.
Metode pengangkutan sampah cukup rumit, pihaknya hingga hari ini masih mengalami keterbatasan alat berat.
Kedepan, PT. Wika yang tengah melakukan aktivitas pembanguan proyek Kereta Cepat di dekat lokasi akan membantu menerjunkan alat beratnya lagi.
"Karena memang dadakan kita langsung ambil langkah, dari PT Wika membantu ya langsung saja. kita masih berharap yang dari PT Wika itu ada bantuan pinjam alat berat yang lebih panjang, janjinya tujuh hari, tapi mudah-mudah bisa dipercepat," jelas dia.
• Pemprov DKI Tidak Akan Membuka Atap JPO Selain yang Ada di Sudirman
• Jak Angel Ini Sebut Persija Akan Kesulitan Jika Ditinggal Marko Simic
Junaefi belum dapat memastikan kapan proses pembersihan sampah dapat ditampungkan.
Pihaknya sejauh ini hanya dapat bekerja untuk meminimalisir dengan cara mendorong sampah ke bibir sungai agar dapat dijangkau alat berat yang sudah ada.
"Belum tahu, belum bisa kita prediksi dan kemungkinan (satu minggu) belum selesai, kita juga pakai tenaga manusia untuk mendorong sampahnya mendekatkan ke jangkauan beko (alat berat) kemdian baru dikeruk," ujarnya.
Kali Jambe dalam beberapa bulan terkahir memang kerap dijumpai tumpukan sampah dengan jumlah besar.
Pertama, hal serupa terjadi di aliran kali di wilayah Desa Mangunjaya Kecamahan Tambun Selatan, kedua di Desa Satriajaya, Kecamatan Tambun Utara.
Sampah ini didominasi plastik, styrofoam, hingga limbah domestik lainnya.
Terdapat juga sampah seperti batang kayu besar, kayu bekas, kasur hingga karton bekas pembungkus.