Cerita Arip, Hidupi Istri & 4 Anak Jadi Tukang Reparasi Kacamata: Kemampuannya Diakui Optik Ternama

Sejak tahun 1980, Arip (69) telah bekerja sebagai tukang reparasi kacamata di tepi Jalan Batu Ceper, Gambir, Jakarta Pusat.

Cerita Arip, Hidupi Istri & 4 Anak Jadi Tukang Reparasi Kacamata: Kemampuannya Diakui Optik Ternama
TRIBUNJAKARTA.COM/ SATRIO SARWO TRENGGINAS
Sosok Arip (69) tukang reparasi kacamata sejak 1980 di tepi jalan Batu Ceper, Sawah Besar, Jakarta Pusat pada Selasa (12/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Sejak tahun 1980, Arip (69) telah bekerja sebagai tukang reparasi kacamata di tepi Jalan Batu Ceper, Gambir, Jakarta Pusat.

Ia telah memiliki banyak langganan yang datang ke lapak sederhananya itu.

Alasannya, kemampuan Arip dalam membetulkan bingkai kacamata yang patah menjadi seperti sediakala, masih diandalkan oleh pelanggan.

Sebab, tak semua optik mau meladeni permintaan para pelanggan itu.

Siang itu, di atas meja kayu berserakan berbagai perkakas yang digunakan Arip untuk membetulkan kacamata.

Layaknya peralatan operasi rumah sakit, perlengkapan Arip untuk mereparasi kacamata tak kalah banyak dan lengkap.

Persib Tumbangkan Arema FC 3-0, Maung Bandung Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan

TONTON JUGA

Namun, alat-alat yang dimilikinya sudah ketinggalan zaman.

Di antaranya, sejumlah tang berbagai ukuran, bor manual, pingset, sejumlah pisau, amplas, kikir, hingga cairan borax digunakannya kala mengoperasi 'pasiennya' itu.

Halaman
1234
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Siti Nawiroh
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved