Dinas Pendidikan DKI Jakarta Bantah Pangkas Anggaran Rehabilitasi Gedung Sekolah untuk Formula E

Pemprov DKI Jakarta membantah melakukan pemangkasan anggaran rehabilitasi gedung sekolah untuk menggelar Formula E.

Dinas Pendidikan DKI Jakarta Bantah Pangkas Anggaran Rehabilitasi Gedung Sekolah untuk Formula E
TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Ilustrasi: Gedung SMK Cengkareng 2 Jakarta 

Pasalnya, dana untuk menjalankan program tersebut dipangkas, imbas dari defisit anggaran Pemprov DKI Jakarta.

Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Idris Ahmad pun menyoroti pengurangan anggaran di Dinas Pemuda dan Olahraga, serta Dinas Pendidikan.

Dimana, anggaran untuk pembangunan sarana olahraga, seperti lapangan sepakbola, lapangan atletik, dan gelanggang remaja di Dinas Pemuda dan Olahraga dipangkas sebesar Rp 320,5 miliar.

Takut Timbulkan Stigma Negatif, Sopir Ojek Online Kecam Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan

Fajar dan Wanda Ceritakan Detik-detik 2 Temannya Tewas Kecelakaan Naik Skuter Listrik

Begitu pun dengan anggaran renovasi gedung sekolah di Dinas Pendidikan yang dikurangi hingga Rp 455,4 miliar.

Tak hanya karena defisit anggaran, PSI menilai, pemangkasan dua program prioritas itu juga dilakukan untuk mengakomodir penyelenggaraan Formula E yang akan dihelat di Jakarta pada 2020 mendatang.

"Kami melihat anggaran Formula E yang enggak ada di RPJMD berdampak pada pengurangan kegiatan, contohnya rehab sekolah dan GOR. Ini kan patut dipertanyakan," ucapnya, Rabu (13/11/2019).

Menurutnya, hal ini menjadi ironi lantaran penambahan anggaran untuk menggelar Formula E harus mengorbankan program-program yang dibutuhkan masyarakat.

"Ironisnya, penambahan anggaran tersebut justru mengorbankan kegiatan-kegiatan yang sangat dibutuhkan rakyat," ujarnya di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved