Hindari Kejahatan Terorisme, Kapolri Diminta Pilih Kabareskrim Dekat dengan Tokoh Masyarakat

Menurut Beny Sukadis, memperkuat perlunya sosok yang dekat dengan para tokoh agama dan masyarakat sebagai Kabareskrim.

Hindari Kejahatan Terorisme, Kapolri Diminta Pilih Kabareskrim Dekat dengan Tokoh Masyarakat
KOMPAS/KRISTIANTO PURNOMO
Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Lembaga Study Pertahanan dan Study Strategis Indonesia (Lespersi) Beny Sukadis meminta Kapolri Jenderal Idham Azis, menunjuk Kabareskrim yang memiliki kemampuan komunikasi dan kedekatan dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Hal ini untuk meminimalisir kejahatan berbasis radikalisme, intoleran hingga terorisme, seperti peristiwa ledakan bom bunuh diri yang menyasar ke Polrestabes Medan Rabu (13/11/2019) pagi.

Menurut Beny Sukadis, memperkuat Polri perlu sosok yang dekat dengan para tokoh agama dan masyarakat sebagai Kabareskrim.

“Itu betul, Kapolri harus mempertimbangkan kedekatan calon dengan tokoh agama untuk menunjuk Kabareskrim baru. Artinya, memang keluwesan Kabareskrim dalam membina hubungan dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat. Ini juga elemen penting suksesnya kepemimpinan,” kata Beni.

Beny menjelaskan, Kapolri juga akan mengambil langkah tepat bila mengangkat Kabareskrim sesuai dengan merit system.

“Secara normatif dan ideal tentu pemilihan pejabat Polri berdasarkan merit system adalah hal tepat. Yang terjadi selama ini kan lebih soal kedekatan personal dan bagian kelompok,” kata Beny.

Dirinya meyakini Kapolri akan menerapkan merit system bila ingin menunjukkan transparansi dengan pola rekruitmen yang baik kepada masyarakat.

Terlebih dengan waktu jabatan hanya 14 bulan, Idham tentu ingin memperlihatkan kepada publik bahwa penentuan struktur jabatan di jajarannya tak berdasarkan intervensi.

“Beberapa aspek yaitu karakter dan manajemen kepemimpinan, organisasi yang transparan dan terbuka, pola rekrutmen yang baik, dan lain-lain,” kata Beni. (*)

Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved