BPTJ: 2.000 Unit Angkutan Umum Bertenaga Listrik Siap Dioperasikan pada 2020
pihak BPTJ juga menargetkan sekira 41.000 unit angkutan umum bertenaga listrik, siap beroperasi pada 2024 mendatang
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat
TRIBUNJAKARTA.COM, SAWAH BESAR - Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Bambang Prihartono, mengatakan 2.000 unit angkutan umum bertenaga listrik siap beroperasi pada 2020 mendatang.
"Khususnya angkutan umum (kendaraan listrik), yaitu tahun depan diupayakan dua ribu unit kendaraan listrik dapat beroperasi," ujar dia, pada acara diskusi bertajuk 'Pengelolaan Transportasi Megapolitan' di Hotel Red Top, Jakarta Pusat, Kamis (14/11/2019).
Dia melanjutkan, pihak BPTJ juga menargetkan sekira 41.000 unit angkutan umum bertenaga listrik, siap beroperasi pada 2024 mendatang.
Ribuan unit kendaraan listrik tersebut akan beroperasi di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
"Karenanya BPTJ sudah membuat road map sampai tahun 2024, kira-kira 41.000 unit di Jabodetabek," ujar Bambang.
• Suami Korban Kecelakaan di Tol Cipali sudah Punya Firasat saat Anak dan Istrinya Tak Kunjung Pulang
Kata Bambang, hal ini dilakukan lantaran BPTJ mendapat perintah dari Presiden RI Joko Widodo.
"Bapak Presiden sudah mengeluarkan Perpres (Peraturan Presiden), ke depannya kami mulai mengembangkan kendaraan listrik," kata Bambang.
Sementara, Bambang berkata jumlah penumpang angkutan umum naik signifikan.
Namun, dia tak mengatakan detail perihal jumlah penumpangnya.
"Angkutan umum meningkat luar biasa dan kereta api juga meningkat," ucapnya.