Dalam 10 Tahun, Presiden Jokowi Ingin Jabodetabek Bebas dari Kemacetan, Ini Jawaban BPTJ

Dalam 10 tahun, Presiden Jokowi ingin Jabodetabek bebas macet, ini jawaban Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

Dalam 10 Tahun, Presiden Jokowi Ingin Jabodetabek Bebas dari Kemacetan, Ini Jawaban BPTJ
KOMPAS.com/Walda Marison
Kemacetan terjadi di depan Kantor Gojek, Jalan Iskandarsyah, Melawai, Jakarta Selatan, Senin (5/8/2019). Kemacetan itu merupakan dampak dari aksi unjuk rasa para sopir GoCar, taksi online yang merupakan GoJek. 

Dalam 10 tahun, Presiden Jokowi ingin Jabodetabek bebas macet, ini jawaban Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, SAWAH BESAR - Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Bambang Prihartono, mengatakan batas kecepatan maksimal kendaraan di ibu kota Jakarta yaitu 22 kilometer (km) per jam.

"Untuk kota megapolitan, (seharusnya 30 km per jam). Sekarang mencapai 22 km per jam, terutama di jam padat dan jalan arteri," kata Bambang, sapaannya, pada acara diskusi bertajuk 'Pengelolaan Transportasi Megapolitan, di Hotel Red Top, Jakarta Pusat, Kamis (14/11/2019).

Suasana diskusi bertajuk 'Pengelolaan Transportasi Megapolitan' di Hotel Red Top, Jakarta Pusat, Kamis (14/11/2019).
Suasana diskusi bertajuk 'Pengelolaan Transportasi Megapolitan' di Hotel Red Top, Jakarta Pusat, Kamis (14/11/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT)

Kata Bambang, hal ini disesuaikan dengan meningkatnya ruang gerak manusia.

Pelatih Persija Jakarta Siap Buat Kejutan Saat Jamu Persela Lamongan di Laga Tunda Liga 1 2019

Contohnya, lanjut Bambang, pergerakan masyarakat mencapai 47,5 juta orang per hari yang terjadi pada 2015.

Pada 2019 atau tahun ini, sambungnya, mencapai 88 juta orang per hari.

"Jabodetabek, pengguna kendaraan bermotornya lebih dari tujuh puluh empat (74) persen. Seharusnya lebih banyak pejalan kaki atau yang menggunakan transportasi publik," ujarnya.

Karenanya, Bambang menyebut akan mengurangi angka kendaraan bermotor yang memadati jalanan pada kawasan Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodetabek).

Sebabnya, kata dia, Presiden RI Joko Widodo telah memberi mandat kepadanya untuk mengurangi kemacetan di kawasan Jabodetabek.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved