Keluarga Korban Kecewa, Penabrak Pengguna Skuter Listrik jadi Tersangka Tapi Tak Ditahan

Polisi menetapkan DH pengemudi mobil sedan yang tewaskan dua pengguna sekuter listrik sebagai tersangka namun tidak ditahan.

Keluarga Korban Kecewa, Penabrak Pengguna Skuter Listrik jadi Tersangka Tapi Tak Ditahan
KOMPAS.com/ANASTASIA AULIA
Penampakan unit skuter listrik Grab Wheels (28/7/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Polisi menetapkan DH, pengemudi mobil sedan yang menewaskan dua pengguna skuter listrik sebagai tersangka.

Insiden tabrakan ini terjadi di Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (10/11/2019) dini hari.

Meski jadi tersangka, polisi memutuskan untuk tidak menahan DH.

Kompol Fahri, Kasubdit Gakkum Ditantas Polda Metro Jaya mengatakan, tersangka terbukti lalai dalam mengendarai mobilnya.

Dari hasil pemeriksaan tersangka berkendara di bawah pengaruh alkohol.

Gunakan Skuter Listrik di Trotoar dan JPO Bisa Didenda Rp 500 Ribu

Selain itu, kecepatan pengendara saat melaju dan menyalip juga menjadi masalah dalam tersebut.

"Kini sedang kami dalami karena selain alkohol, ini juga terpengaruh dengan masalah kecepatan."

"Pada saat dia menyalip kecepatannya 40-50 km per jam di ruas jalan yang sepi kaya begitu di jam 03.45 WIB," ujar Fahri dilansir dari kanal Youtube TvOneNews.

Fahri juga mengaku telah memeriksa saksi dari kejadian tersebut.

Saksi itu adalah penumpang yang juga berada di dalam mobil tersangka saat tabrakan terjadi.

Dalam pemeriksaan, saksi mengakui kalau tersangka mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sekira 40 hingga 50 km per jam.

Halaman
123
Editor: Muji Lestari
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved