Tim DVI Masih Tunggu Keluarga Penyelam WNA yang Hanyut Serahkan Data Antemortem

Kabid Yandokpol RS Polri Kramat Jati Kombes Agung Widjajanto mengatakan satu jenazah penyelam yang diduga WNA dan sudah ditemukan belum teridentifikas

Tim DVI Masih Tunggu Keluarga Penyelam WNA yang Hanyut Serahkan Data Antemortem
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Kabid Yandokpol RS Polri Kramat Jati Kombes Agung Widjajanto saat memberi keterangan di Jakarta Timur, Senin (11/11/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Tim Disaster Victims Identification (DVI) RS Polri Kramat Jati masih menunggu data antemortem (sebelum kematian) dari pihak keluarga Warga Negara Asing (WNA) penyelam yang hanyut di perairan Pulau Sangiang, Banten.

Kabid Yandokpol RS Polri Kramat Jati Kombes Agung Widjajanto mengatakan satu jenazah penyelam yang diduga WNA dan sudah ditemukan belum teridentifikasi karena data antemortem pembanding belum lengkap.

Jasad yang Hanyut di Banten Belum Teridentifikasi, RS Polri Tunggu Keluarga Beri Data Antemortem

"Belum, masih berupaya mencari data antemortem," kata Agung saat dikonfirmasi di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (13/11/2019).

Data pembanding antemortem yang baru diberikan pihak keluarga korban nantinya dibandingkan dengan data posmortem (setelah kematian).

Namun Agung tak bisa membeberkan pihak keluarga mana yang sudah menyerahkan data antemortem karena dari tiga penyelam WNA yang hanyut, baru satu jasad ditemukan.

Dugaan jasad yang kini berada di instalasi forensik RS Polri Kramat Jati merupakan jasad penyelam WNA yang hanyut karena saat ditemukan korban mengenakan pakaian penyelam.

Selain itu, di wilayah perairan tempat jasad ditemukan pada Senin (11/11/2019) pagi terdapat kasus penyelam yang hanyut sehingga identitas jasad sulit dipastikan.

Selain DNA anggota keluarga inti dari korban, keluarga juga diharap membawa foto korban, atau barang pribadi yang kerap digunakan korban seperti sisir, sikat gigi.

Sebagai informasi, tiga penyelam yang hanyut atas nama Tan Xuz Tao, Wan Bzng Yang, Tian Yu, dua di antaranya merupakan WN China dan satu WN Singapore.

Halaman
12
Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved