Karisma Evi Tiarani, Pelari Asal Simo Boyolali Sukses Raih Medali Emas di Dubai & Cetak Rekor Dunia

Karisma Evi Tiarani pelari asal Simo Boyolali sukses raih medali emas dan cetak rekor dunia di World Para Athletics Championships 2019 Dubai.

Karisma Evi Tiarani, Pelari Asal Simo Boyolali Sukses Raih Medali Emas di Dubai & Cetak Rekor Dunia
INAPGOC/DEWI NURCAHYANI via Kontan.co.id
Karisma Evi Tiarani usai juara di Dubai. 

Sebelumnya, tahun 2018 lalu, pada Kejuaraan Dunia Atletik U-20 mengukuhkan nama sprinter asal Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, sebagai pemenang lari 100 meter putra.

Prestasi gemilang Zohri berbuah manis dengan membawa medali emas pertama bagi Indonesia sepanjang keikutsertaan dalam ajang ini.

Situs resmi Asosiasi Internasional Federasi Atletik (IAAF) pada Rabu (11/7/2018) mencatatkan, dalam 32 tahun sejarah kejuaraan tersebut, penampilan terbaik atlet Indonesia adalah finis posisi ke-8 pada 1986.

Incaran Persija Jakarta Ini Dilirik Ajax dan Juventus, Tetapi Memilih Berlabuh ke Tim Jawa Tengah

Lalu Muhammad Zohri (18) setelah berhasil menyabet medali emas Kejuaraan Atletik Dunia IAAF, Finlandia, Rabu (11/7/2018).
Lalu Muhammad Zohri (18) setelah berhasil menyabet medali emas Kejuaraan Atletik Dunia IAAF, Finlandia, Rabu (11/7/2018). (Istimewa)

Namun, semua itu berubah ketika Zohri berhasil mencapai garis akhir dalam waktu 10,18 detik (dengan percepatan angin searah pelari 1,2 meter/detik).

Dia mengungguli duo sprinter asal Amerika Serikat, yaitu anthony Schwartz dan Eric Harrison, yang masing-masing mencatatkan perolehan waktu 10,22 detik.

"Sekarang, saya akan mempersiapkan Asian Games untuk bulan depan," kata atlet berusia 18 tahun itu dilansir Kompas.com usai jadi juara dunia tingkat junior.

"Saya sangat bangga. Ini adalah pengalaman yang luar biasa dan sangat bagus untuk karier saya," imbuhnya.

Dia tampak diapit oleh Schwartz dan Harrison yang masing-masing membawa bendera AS ketika berfoto bersama.

Zohri dilaporkan tampak percaya diri dalam babak penyisihan pada Selasa lalu dengan catatan waktu 10,30 detik.

Kemudian, dia berada di urutan kedua pada semifinal dengan perolehan waktu 10,24 detik.

Zohri telah mengukir prestasi di tingkat Asia sebagai juara lari 100 meter U-20 pada awal tahun ini.

(TribunJakarta.com)

Penulis: Suharno
Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved