Mahasiswa UIN Jakarta Tewas Terlindas Truk di Pondok Aren Dihentikan, Polisi: Sopir Tak Bersalah

iswatul yang mengendarai sepeda motor matic, tewas seketika setelah terlindas truk.

Mahasiswa UIN Jakarta Tewas Terlindas Truk di Pondok Aren Dihentikan, Polisi: Sopir Tak Bersalah
net
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK AREN - Satuan Lantas Polres Tangerang Selatan (Tangsel), menyatakan kasus tewasnya Niswatul Umma (18) akibat terlindas truk di bilangan Jalan Jalan Graha Raya Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), dihentikan.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, Niswatul yang mengendarai sepeda motor matic, tewas seketika setelah terlindas truk.

Beberapa versi muncul terkait kronologis bagaimana mahasiswa UIN Jakarta itu bisa jatuh dan akhirnya terlindas, dari mulai ditabrak pengendara lain, sampai menabrak truk yang diam hingga terpental dan terlindas.

"Pertama kasus diberhentikan karena sopir truk tidak bisa dibuktikan bersalah, kedua sopir truk diamankan atau ditahan pihak kepolisian sampai dengan proses penyidikan selesai," ujar Kasat Lantas Polres Tangsel, Bayu Marfiando saat dihubungi TribunJakarta.com, Jumat (15/11/2019).

Kasus tersebut juga menjadi sorotan masyarakat, lantaran sedang ramai Peraturan Wali Kota (Perwal) nomor 3 tahun 2012 tentang jam operasional truk.

Pereal tersebut sudah tujuh tahun berlaku tanpa evaluasi.

Kecelakaan itu dianggap sebagai dampaknya. Karena pembatasan jam operasional truk baru sebatas untuk Jalan Pahlawan Seribu.

Cara Mudah Coba Aplikasi Forest, Fitur Tes Kepribadian dari Jenis Pohon yang Hits di Instagram

Skuter Listrik GrabWheels Populer di Jakarta, Ternyata di Amerika Serikat Ada Aturan Pemakaiannya

Presiden Jokowi Sudah Tiba di Solo, Kelahiran Adik Jan Ethes Tinggal Menghitung Waktu?

"TKP Pondok Aren tidak termasuk wilayah yang diatur Perwal, karena itu kita juga turut mendorong Perwal itu segerah direvisi," ujarnya.

Saat ditanya untuk proyek mana truk itu beroperasi, Bayu tidak secara jelas mengatakannya.

"Memindahkan tanah di internal daerah kawasan mereka," terangnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved