Mengaku Dipaksa Menerima, Seorang Kepala Desa Tertangkap Simpan Uang Segepok di Bawah Jok Motor

Kepala Desa meminta uang kepada NIN sejumlah Rp. 60 juta, dan berdalih SN yang meminta. Atas pemintaan itu, NI merasa keberatan cuma Rp 20 juta.

Mengaku Dipaksa Menerima, Seorang Kepala Desa Tertangkap Simpan Uang Segepok di Bawah Jok Motor
SURYA/ERWIN WICAKSONO
Mugiono tertangkap tangan oleh Satreskrim Polres Malang, Selasa (12/11/2019). Pria berusia 50 merupakan Kepala Desa Ngadireso, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Mugiono terpaksa harus menginap di balik bui setelah tertangkap tangan oleh Satreskrim Polres Malang, Selasa (12/11/2019).

Pria berusia 50 merupakan Kepala Desa Ngadireso, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. 

Mugiono diduga telah melakukan pungutan liar terhadap korban yang merupakan warga setempat berinisial NIN.

Pungutan uang digunakan untuk penyelesaian sengketa tanah yang melibatkan korban.

Kasat Reskrim Polres Malang AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo menerangkan, kasus ini mencuat setelah adanya laporan dari warga setempat.

Laporan tersebut menerangkan, bahwa kepala desa menawarkan bantuan penyelesaian sengketa tanah antara NIN dan SN.

Kepala Desa meminta uang kepada NIN sejumlah Rp. 60 juta, dan berdalih SN yang meminta.

Atas pemintaan itu, NI merasa keberatan, dan hanya mampu memberikan uang sejumlah Rp. 20 juta.

"Mendapati laporan tersebut petugas melakukan penyelidikan. Hingga akhirnya ada penyerahan uang di sebuah warung yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Wajak. Uang itu diminta oleh pelaku," ujar Andaru saat gelar rilis di halaman Polres Malang, Kamis (14/11/2019).

Dilansir dari TribunJatim.com, Andaru menambahkan, setelah uang diterima kepala desa, anggota Sat Reskrim Polres Malang kemudian melakukan penangkapan.

Halaman
1234
Penulis: wahyu tribun jakarta
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved