2 WNA China Buka Salon Kecantikan Ilegal

Salon Kecantikan Ilegal yang Dioperasikan WNA China Beromset Ratusan Juta dalam Sebulan

Kedua tersangka menetapkan tarif antara Rp 6,5 juta hingga Rp 9 juta untuk sekali operasi pembuatan lipatan mata (eyelid)

Salon Kecantikan Ilegal yang Dioperasikan WNA China Beromset Ratusan Juta dalam Sebulan
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Utara, Jumat (15/11/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Aparat Polres Metro Jakarta Utara mengungkap praktek salon kecantikan ilegal oleh kakak beradik asal Tiongkok, DN dan DS yang mengoperasikan salon kecantikan Nana Eyebrow Beauty Indonesia.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Wirdhanto Hadicaksono mengatakan, setiap bulannya, salon itu bisa melayani hingga lebih dari 10 pasien.

"Sebulan bisa 10 lebih, keuntungan bisa Rp 100 jutaan," kata Wirdhanto, Jumat (14/112019).

Kedua tersangka menetapkan tarif antara Rp 6,5 juta hingga Rp 9 juta untuk sekali operasi pembuatan lipatan mata (eyelid). Setiap kali pengerjaan membutuhkan waktu 30-60 menit.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan setiap kali operasi pelaku yang beraksi sejak tahun 2017 itu juga memakai kosmetik kecantikan ilegal.

"Kami mendapatkan obat-obat yang digunakan oleh para tersangka untuk mengobati ataupun melakukan tindakan medis kepada para pasiennya obat-obatan yang ini juga tidak terdaftar ya di Balai POM," katanya.

Budhi menjelaskan kedua pelaku mendapatkan obat-obatan dan kosmetik ilegal yang tidak terdsftar BPOM DKI Jakarta itu dari kawasan Jakarta Timur.

"Kami akan menekan pendalaman karena ini tentunya diperoleh secara ilegal di juga nantinya kita akan mengejar siapapun pihak yang bertanggung jawab," ucap Budhi.

Adapun DN masuk Indonesia dengan menggunakan visa keluarga selama tinggal di Indonesia. Sementara adiknya DS menggunakan visa perdagangan.

Para pelaku dijerat Pasal 83 jo Pasal 64 UU Nomor 36 Tahun 2014 tentang tenaga kesehatan. Selain itu juga Pasal 197 jo Pasal 106 ayat, Pasal 196 jo Pasal 98 ayat 2 dan 3 serta Pasal 198 jo Pasal 108.

Halaman
1234
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved