Kontribusi Blok Masela untuk Ekonomi dan Kesejahteraan Maluku Butuh Kepastian

Blok Masela yang di kalangan masyarakat Maluku disebut 'gas abadi', bukan sekadar Maluku mendapat berapa persen.

Kontribusi Blok Masela untuk Ekonomi dan Kesejahteraan Maluku Butuh Kepastian
ISTIMEWA
Formama menggelar konferensi pers tentang Blok Masela di Jakarta, Minggu (18/11/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM-Forum Masyarakat Maluku (Formama) dan sejumlah organisasi dan tokoh masyarakat Maluku meminta kepastian pengaruh Blok Masela pada peningkatan ekonomi, kesejahteraan, sumber daya manusia (SDM), dan berbagai sektor lainnya terhadap Maluku.

‎"Kami butuh kepastian tetap untuk kesejahteraan masyarakat Maluku itu apa?"

"Itu yang kami ingin tahu secara transparan dan sejelas mungkin," kata Arnold Thenu, Ketua Umum Formama, seusai konferensi pers tentang Blok Masela di Jakarta, Minggu (18/11/2019).

Arnold menjelaskan, persoalan megaproyek Liquefied Natural Gas (LNG) Blok Masela yang di kalangan masyarakat Maluku disebut 'gas abadi', bukan sekadar Maluku mendapat berapa persen.

"Ini bukan persoalan Maluku dapat 10%, kalaupun Maluku dapat 10%, saya rasa itu juga tidak pantas, karena paling mininal 15% lebih untuk Maluku."

"Tapi tidak sesederhana itu, kenapa? Yang kami butuh kepastian tetap untuk kesejahteraan masyarakat Maluku itu apa?" ujarnya.

Terkait hal ini, lanjut Arnold, pihaknya bersama organisasi lain serta tokoh asal Maluku, akan melakukan audiensi dengan pihak terkait.

Seperti, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)‎, SKK Migas, serta korporasi yang akan menggarap Blok Masela.

"Kami akan mendatangi pihak-pihak terkait dalam hal ini ESDM dan SKK Migas, berikut juga pihak investor dalam hal ini Impact dan Shell akan kami datangi untuk meminta kepastian‎," tuturnya.

Menurut Arnold, pihaknya membutuhkan tranparansi sejumlah pihak, agar Blok Masela tidak memunculkan berbagai masalah seperti yang terjadi pada pertambangan di Bumi Cendrawasih‎.

Halaman
123
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved