Korban KDRT Minta Visum

Manfaat Visum: Perberat Hukuman Pelaku Kejahatan Hingga Klaim Asuransi untuk Korban Kecelakaan

Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati Kombes Pol Edy Purnomo mengatakan dalam proses pembuatan visum dokter tak sekedar menemukan luka

Manfaat Visum: Perberat Hukuman Pelaku Kejahatan Hingga Klaim Asuransi untuk Korban Kecelakaan
TribunJakarta/Bima Putra
Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati Kombes Edy Purnomo saat menunujukkan ruang pemeriksaan untuk korban kekerasan di Jakarta Timur, Jumat (15/11/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Sebagai sarana pembuktian kasus kejahatan secara ilmiah, laporan visum yang dibuat dokter jadi satu penentu beratnya hukuman pelaku kejahatan.

Namun terlepas dari fungsinya sebagai alat bukti dan pertimbangan penegak hukum mengadili pelaku kejahatan, visum memiliki manfaat bagi korban.

Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati Kombes Pol Edy Purnomo mengatakan dalam proses pembuatan visum dokter tak sekedar menemukan luka pada korban.

"Ketika korban penganiayaan terluka dan harus dirawat inap misalnya, proses dirawat sampai sembuh itu masih termasuk visum. Jadi enggak sekedar membuktikan luka," kata Edy di RS Polri Kramat Jati, Jumat (15/11/2019).

Selama perawatan korban kasus kejahatan pun tak perlu khawatir masalah biaya karena sudah ditanggung sepenuhnya oleh negara.

Lewat perawatan medis tersebut terlihat dampak luka korban sehingga penyidik memiliki pertimbangan dalam menetapkan pasal yang sesuai.

Alasannya dalam menjerat pelaku penyidik harus memiliki alasan yang dapat dipertanggungjawabkan di hadapan jaksa.

"Korban penganiayaan yang kepalanya dipukul. Ketika luka luar sembuh dokter harus memastikan luka mempengaruhi syaraf atau tidak, apa dampak yang timbul. Kalau ada pasal yang dikenakan ke pelaku bisa lebih berat," ujarnya.

Lazimnya tindakan medis yang tak memiliki tenggat waktu pasti, laporan visum sebagai alat bukti satu perkara bergantung pada kasus dan kondisi korban.

Halaman
12
Penulis: Bima Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved