Pascapembongkaran, Warga Masih Tinggal di Puing Bangunan di Jalan Angkasa Perkasa Tanjung Priok

Warga pemilik bangunan liar di Jalan Agung Perkasa 8 Tanjung Priok Jakarta Utara masih bertahan di atas puing-puing.

Pascapembongkaran, Warga Masih Tinggal di Puing Bangunan di Jalan Angkasa Perkasa Tanjung Priok
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Pantauan pada Minggu (17/11/2019), warga pemilik bangunan liar di Jalan Agung Perkasa 8 Tanjung Priok Jakarta Utara masih bertahan di atas puing-puing tiga hari pascapembongkaran yang dimulai pada Kamis (14/11/2019) lalu. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Warga pemilik bangunan liar di Jalan Agung Perkasa 8 Tanjung Priok Jakarta Utara masih bertahan di atas puing-puing tiga hari pascapembongkaran yang dimulai pada Kamis (14/11/2019) lalu.

Sedikitnya ada 62 KK yang hingga hari ini masih bingung hendak pindah dan menetap di mana.

Salah satunya adalah Ardi (22). Ia masih bertahan di jalanan depan puing-puing lapak besi bekasnya yang digusur.

Ardi mengaku akan tetap bertahan dan bila perlu bakal mendirikan lagi lapak barang bekasnya.

"Nanti paling kelar dibersihin mau dibangun lagi. Ya mau tetap bertahan lah di sini," ucap Ardi saat ditemui TribunJakarta.com, Minggu (17/11/2019).

Tawaran pemerintah yang sempat diberikan terkait relokasi ke rumah susun, dirasakan Ardi sebagai sesuatu yang percuma.

Pasalnya, Ardi menganggap relokasi ke rumah susun akan mematikan rezekinya.

"Nggak mau lah ke rusun. Nggak bisa usaha, percuma juga. Paling cuman buat tidur doang. Kalo di sini kan sekalian usaha rongsokan, besi bekas," ucap dia.

Warga lainnya, May (40) juga enggan pindah dari puing-puing bekas pembongkaran.

Halaman
12
Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved