Penjelasan Polisi dan Orang Tua Mahasiswa UIN Jakarta yang Meninggal Karena Kecelakaan Maut

Kasat Lantas Polres Tangerang Selatan (Tangsel) AKP Bayu Marfiando, mendatangi rumah almarhumah Niswatul Umma (18), yang tewas terlindas truk.

Penjelasan Polisi dan Orang Tua Mahasiswa UIN Jakarta yang Meninggal Karena Kecelakaan Maut
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Kasat Lantas Polres Tangerang Selatan (Tangsel) AKP Bayu Marfiando, menemui orang tua almarhumah Niswatul Umma, Suti dan Miftahudin, di bilangan Tajur, Ciledug, Tangerang, Minggu (17/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CILEDUG - Kasat Lantas Polres Tangerang Selatan (Tangsel) AKP Bayu Marfiando, mendatangi rumah almarhumah Niswatul Umma (18), yang tewas terlindas truk pada kecelakaan di bilangan Jalan Graha Raya Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Senin (14/10/2019).

Bayu diterima Suti dan Miftahudin, orang tua almarhum di rumahnya di bilangan Tajur, Ciledug, Tangerang, Minggu (17/11/2019).

Mereka terlihat berdiskusi di ruang tamu yang terdapat beberapa foto almarhumah.

Pembicaraan tersebut lebih banyak berkutat soal kasus kecelakaan maut itu yang dihentikan atau SP3.

Penghentian kasus itu juga ramai menjadi perbincangan lantaran pihak kepolisian diberitakan menyebut almarhumah sebagai tersangka.

Setelah berdiskusi mereka memberi penjelasan kepada awak media.

Miftahudin mengatakan, pihak keluarga sudah ikhlas dengan kasus kecelakaan yang menewaskan anaknya.

"Kami dari pihak keluarga sudah ikhlas menerima cobaan ini. Semuanya termasuk kakak kandungnya sendiri mengenai kejadian itu, kami keluarga besarnya sudah ikhlas. Dan anak saya juga berpesan kepada semua pihak, jadilah orang yang pemaaf, penyabar jadilah orang yang ikhlas," ujarnya.

Ia menambahkan, "Apapun yang terjadi kemarin semata-mata memang kejadian karen Allah, bukan berarti misalnya unsur kesengajaan. Kalau ditanya siapa yang mau, semua orang pasti tidak akan mau dan masalah ini sudah tidak ada."

Halaman
12
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved