Sudin Sosial Jakarta Timur Sebut Tawuran Termasuk Bencana Sosial

Kasi Perlindungan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Sudin Sosial Jakarta Timur Abdul Salam mengatakan tawuran pada dasarnya termasuk bencana sosial.

Sudin Sosial Jakarta Timur Sebut Tawuran Termasuk Bencana Sosial
Net
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Penyelesaian masalah tawuran remaja tak hanya jadi ranah aparat yang bertugas mencegah dan mengamankan pelaku tawuran, tapi juga pemerintah setempat.

Kasi Perlindungan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Sudin Sosial Jakarta Timur Abdul Salam mengatakan tawuran pada dasarnya termasuk bencana sosial.

"Ada namanya bencana sosial, tawuran itu masuk dalam kategori bencana sosial. Kenapa? Karena tawuran berawal dari adanya konflik," kata Abdul di Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (17/11/2019).

Korban Gusuran di Sunter Agung Tagih Janji Kampanye: Kami Pendukung Anies Katanya Gak Ada Gusuran

Meski tak sampai terlibat dalam penanganan tawuran yang dilakukan aparat, Sudin Sosial Jakarta Timur bertugas menekan kasus tawuran.

Abdul menuturkan cara yang dilakukan yakni berkoordinasi dengan masing-masing Lurah guna mengidentifikasi wilayah rawan tawuran.

"Jadi sebelum pembinaan kita ada rapat koordinasi dengan Lurah. Nanti kita identifikasi kelompok remaja mana yang sering tawuran," ujarnya.

Batik Air Rute Cengkareng-Kupang Mendarat Darurat, Diduga Pilotnya Pingsan, Ini Penjelasan Batik Air

Dalam pembinaan pelaku tawuran, satu cara yang dilakukan yakni memberi pelatihan kerja kepada remaja agar memiliki bekal mencari pekerjaan.

Cara lainnya dengan menggandeng karang taruna Kelurahan setempat guna menggalakan kegiatan positif bagi remaja pelaku tawuran.

"Kita melakukan pelatihan kerja dan pembinaan lewat karung taruna untuk menekan konflik tadi. Kalau mereka punya kesibukan kan enggak mau tawuran," tuturnya.

CEO Persija Jakarta Ungkap Tarik Ulur Kontrak Marko Simic: Harga Topskor Liga 1 2019 Tak Terjangkau

Merujuk hasil pembinaan yang sudah dilakukan Sudin Sosial Jakarta Timur di daerah rawan tawuran, Abdul menilai cara tersebut berhasil.

Dia mencontohkan menurunnya kasus tawuran Kelurahan Cakung Barat dan Kelurahan Klender dibandingkan beberapa tahun lalu.

"Karena karang taruna punya kegiatan yang menguntungkan mereka, asal dikelola dengan baik. Di karang taruna mereka bisa mendapat banyak ketrampilan, termasuk usaha," lanjut Abdul.

Penulis: Bima Putra
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved