Breaking News:

Kepala Bapenda Kota Bekasi Klarfikasi Soal Surat Tugas Pengelolaan Parkir ke DPRD

"Kami hanya minta klarifikasi dan penjelasan terkait ramai-ramai video viral ormas itu terkait parkir," ujar dia.

Editor: Wahyu Aji
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Kepala Bapenda Kota Bekasi Aan Suhanda usai menghadiri rapat dengan Komisi III DPRD Kota Bekasi, Senin, (18/11/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi memanggil Kepala Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) Aan Suhanda terkait polemik pelibatan ormas (organisasi masyarakat) dalam penarikan parkir di minimarket.

Aan Suhanda dipanggil Komisi III DPRD Kota Bekasi, pada Senin (18/11/2019) siang dan selesai pukul 16.30 WIB sore.

Para wartawan yang tak ingin kecolongan lagi berjaga di setiap pintu keluar gedung DPRD untuk memastikan Kepala Bapenda Aan Suhanda tak kabur lewat pintu belakang seperti usai pemeriksaan di Polres Metro Bekasi Kota beberapa waktu lalu.

Meskipun terburu-buru, akhirnya Aan mau menyempatkan waktu untuk diwawancarai wartawan yang telah lama menunggu.

"Iya iya hari ini saya rapat dengan Komisi III kemudian ada rapat Banggar (Badan Anggaran). Jadi saya bahas masalah tupoksi saya," ujar Aan kepada wartawan, Senin (18/11/2019).

Ketika ditanya pemanggilannya terkait soal parkir ormas, Aan tak menjawab secara lugas.

Ia hanya menjawab rapat biasa dengan DPRD.

"Intinya rapat, realisasi pendapatan, masalah PBB dan lainnya. (Soal parkir) saya sudah jelaskan ke Komisi III, sudahlah nanti tanya aja ke Komisi III," ucap dia.

Terkait pemeriksaan polisi beberapa waktu lalu, Aan menerangkan pihaknya telah menjelaskan secara rinci fungsi dan tugas dirinya.

"Sudah saya jelaskan bahwa apa-apa yang saya lakukan itu mengacu pada aturan yang ada," kata dia.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved