Komisi III DPRD Panggil Kepala Bapenda Soal Viral Ormas Minta Jatah Parkir Minimarket di Bekasi

Komisi III DPRD Kota Bekasi memanggil Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Aan Suhanda terkait viral di media sosial

TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Kepala Bapenda Kota Bekasi Aan Suhanda usai menghadiri rapat dengan Komisi III DPRD Kota Bekasi, Senin, (18/11/2019). 

Pangkal masalah ini bermula ketika viral video aksi unjuk rasa Aliansi Ormas Kota Bekasi di salah satu minimarket di Jalan Raya Narogong Siliwangi, Rawalumbu, Kota Bekasi, beberapa waktu lalu.

Dalih unjuk rasa Aliansi Ormas berkaitan dengan surat tugas yang dikeluarkan Bapenda Kota Bekasi soal pengelolaan parkir minimarket. Mereka menuntut pengusaha tunduk terhadap keinginan kerja sama pengelolaan parkir sesuai surat tugas tersebut.

Masalah pengelolaan parkir minimarket ini bermula ketika Pemkot Bekasi memiliki ambisi untuk peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Selama ini, parkir minimarket dianggap memiliki potensi besar dalam menyumbang pendapata kas daerah.

Kecewa PSSI, Aliansi Suporter Indonesia di Malaysia Boikot Pertandingan Melawan Harimau Malaya

Timnas Indonesia Bertekad Kalahkan Malaysia di Stadion Nasional Bukit Jalil

Formulasi untuk dapat memasukkan potensi pajak parkir itu kemudian dituangkan dalam revisi perda pajak nomor 10 tahun 2009 yang mencantumkan pajak parkir minimarket, restoran dan sejenisnya.

Revisi dilakukan periode 2019 ini, awal tahun sejak februari, Bapenda mulai melakukan uji coba dengan menerbitkan surat tugas kepada sejumlah juru parkir yang dipilih untuk mengelola area minimarket.

Namun dalam praktiknya, sejumlah ormas justru memakai dalih surat tugas untuk mengakomodir orang-orangnya agar dapat mengelola parkir minimarket berkedok juru parkir (jukir).

Belakangan terungkap, praktik penerbitan surat tugas ini sudah berjalan sejak 2017, hal ini diungkapkan kuasa hukum Aan Suhanda, RM. Purwani usai mendampingi kliennya memenuhi undangan pemeriksaan.

Menurut dia, prosedur pemberian surat tugas kepada jukir sudah sesuai dengan aturan yang ada. Adapun hasil dari parkir disetorkan ke kas daerah sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Bapenda.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved