Manfaatkan Bulan Keringanan Pajak, Cara Hindari Denda Pajak STNK Rp 500 Ribu hingga Diskon BBN

CARA Hindari Denda Pajak STNK Rp 500 Ribu, Ikuti Cara Resmi Dari BPRD DKI, Perhatikan Batas Akhirnya

Manfaatkan Bulan Keringanan Pajak, Cara Hindari Denda Pajak STNK Rp 500 Ribu hingga Diskon BBN
Kompas.com/Aditya Maulana
Ilustrasi STNK- Ada kabar gembira bagi penunggak pajak kendaraan bermotor, karena telah berlangsung program penghapusan denda pajak kendaraan bermotor. 

TRIBUNJAKARTA.COM - BPRD DKI Jakarta membuat peraturan bahwa pembayaran pajak mulai 16 September sampai 31 Desember 2019 denda pajak kendaraan bermotor dan pajak bumi dan bangunan (PBB) dihapus.

"Mulai tanggal 16 September 2019 telah dibuka program Keringanan Pajak Daerah 2019. Ayo Sobat Pajak manfaatkan bulan keringanan pajak sebelum datang tahun penegakan pajak," demikian isi pengumuman BPRD melalui akun twitter mereka.

Di samping itu juga ada keringanan pembayaran bea balik nama (BBN) kendaraan II dan seterusnya hingga 50 persen.

Pembayaran ini adalah cara bebas denda pajak STNK Rp 500.000.

Sebaiknya ikuti petunjuk Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) terkait keringanan atau penghapusan denda pajak di Jakarta.

Simak informasi resmi berikut ini.

Pemberitahuan penghapusan denda tunggakan pajak juga disampaikan penyanyi Judica dalam sebuah video yang dibagikan di akun twitter BPRD DKI Jakarta.

Aturan kepolisian saat ini, apabila pemilik kendaraan bermotor yang pajak STNK mati akan didenda Rp 500 ribu.

Tak hanya denda Rp 500 ribu, bahkan aturan kepolisian jika pajak STNK mati kendaraan akan disita dan dilelang.

Berikut ini aturan dan sanksi pajak STNK mati, mulai dari denda Rp 500 ribu serta kendaraan disita dan dilelang.

Halaman
1234
Penulis: wahyu tribun jakarta
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved