Jakarta Seven Soccer: Turnamen Internasional Usia Muda Pertama, Tim Lokal Bersaing dengan Tim Luar

Ajang Jakarta Seven Soccer akan berlangsung di lapangan Persija Academy Football Field (PAFF), Pulomas, Jakarta Timur, pada 23-24 November 2019.

Penulis: Wahyu Septiana | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/WAHYU SEPTIANA
Managing Director INAFOOTBALL, Suhendra Marjuki (kedua dari kanan) berfoto bersama dengan perwakilan PSSI, Novari Ikhsan (kedua dari kiri), tim pelatih Astam, Andre Picessa (paling kanan) di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (19/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Perusahaan sports travel dan pengembangan sepak bola usia muda, INAFOOTBALL menyelenggarakan turnamen Jakarta Seven Soccer (J7S).

Turnamen sepak bola internasional usia muda akan mempertandingkan 7 lawan 7 pertama di Indonesia dan diikuti oleh 36 tim dari empat negara yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Vietnam.

Ajang Jakarta Seven Soccer akan berlangsung di lapangan Persija Academy Football Field (PAFF), Pulomas, Jakarta Timur, pada 23-24 November 2019.

Managing Director INAFOOTBALL, Suhendra Marjuki mengatakan, adanya ajang ini bermula dari banyaknya tim usia muda Indonesia mengikuti berbagai turnamen di berbagai negara.

Tim usia muda Indonesia rela mengeluarkan banyak uang untuk bisa bermain dan bertanding dengan tim-tim dari luar negeri.

"Berdasarkan pengalaman saya, jadi yang saya temui tim Indonesia banyak sekali mengikuti turnamen di luar negeri. Mereka rela keluar uang banyak bahkan sampai Rp400 juta (main di Gothia Cup)," kata Suhendra saat ditemui di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (19/11/2019).

"Harusnya kita bisa sebagai tuan rumah sendiri. Pertimbangan saya kita mulai coba di Indonesia secara konsisten dan ini bakal berkontribusi buat sepak bola Indonesia," sambungnya.

Hendra menuturkan, adanya ajang ini bisa membuat pemain muda di Indonesia merasakan atmosfer dan menjalani persaingan ketat menghadapi tim-tim dari berbagai negara.

Turnamen Jakarta Seven Soccer turut diharapkan bisa memberikan kontribusi terhadap Inpres nomor 3 tahun 2019 tentang percepatan pembangunan sepak bola nasional.

"Ajang ini bisa menjadi kegiatan tahunan di Jakarta. Para pemain muda di Indonesia bisa merasakan bermain dan bersaing dengan tim-tim dari luar negeri," papar Hendra.

Sementara itu, perwakilan dari PSSI DKI Jakarta, Novari Ikhsan mengatakan, pihaknya sangat mendukung berlangsungnya kegiatan Jakarta Seven Soccer.

Ajang ini menjadi kesempatan bagi pemain muda Indonesia menunjukan kualitas terbaiknya dan bersaing dengan tim-tim dari luar negeri.

"Menurut saya ajang ini sangat bagus karena mendukung pembinaan usia muda. Ini perlu agar anak-anak muda bisa bertanding apalagi levelnya internasional. Mereka bisa berkompetisi dengan negara lain," paparnya.

Bentuk dukungan yang diberikan PSSI kepada acara Jakarta Seven Soccer ini yakni dengan mengirimkan perangkat pertandingan profesional.

"PSSI akan memberikan perangkat pertandingan profesional. Perangkat pertandingan profesional di DKI Jakarta akan ditugaskan memimpin pertandingan Jakarta Seven Soccer. Itu yang kami berikan untuk ajang ini," tutur Novari Ikhsan.

Jakarta Seven Soccer akan diikuti tiga kategori usia yakni U-10, U-12, dan U-14. Nantinya, setiap kategori usia berisikan maksimal 16-20 tim.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved