Breaking News:

Kader Partai Bulan Bintang Resah Sampai Saat Ini Kadernya Masih 'Zonk' Belum Masuk Kabinet

"Saya khawatir pertanyaan yang muncul lama-lama kalau tidak tertahan akan menimbulkan golombang ketidakpercayaan kader PBB pada Pemerintah," ujarnya.

Editor: Wahyu Aji
TribunJakarta/Bima Putra
Ketua umum PBB Yusril Ihza Mahendra, Jumat (2/8/2019) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kader Partai Bulan Bintang (PBB) disemua tingkatan resah akan nasib partai pascapenetapan susunan Kabinet Indonesia Maju oleh Presiden Joko Widodo

Ketua bidang Pemengan Presiden DPP Partai Bulan Bintang (PBB), Sukmo Harsono menjelaskan, diirnya banyak mendapat pertanyaan dari konstituen yang mendukung PBB.

"Desakan dari bawah dan sangat kuat mendesak Ketum dan Sekjen mengambil sikap dan memberi penjelasan mengapa PBB sampai saat ini masih "zonk" dalam partisipasi aktif di pemerintahan," kata Sukmo dalam keterangan yang diterima, Selasa (19/11/2019) .

Menurutnya desakan pertanyaan soal belum ada kader PBB yang masuk pemerintahan wajar.

Terpilih Jadi Ketua Umum Lewat Muktamar ke-5 PBB, Yusril Diminta Bergerak Cepat Siapkan Pilkada 2020

"Sebagai partai Islam yang mengusung paslon 01, saya sendiri memimpin deklarasi dukungan paslon 01 ke daerah, sementara Ketum jadi panglima di MK, maka wajar jika mereka bertanya tanya, kenapa Sekjend Afriansyah Noor yang memiliki hubungan begitu dekat dan baik dengan Pak Jokowi juga belum memberikan penjelasan apa sebenarnya yang terjadi dengan PBB," ujarnya.

"Saya khawatir pertanyaan yang muncul lama-lama kalau tidak tertahan akan menimbulkan golombang ketidakpercayaan kader PBB pada Pemerintah," tambahnya.

Sebagaimana diketahui, Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra diminta secara resmi menjadi ketua tim hukum pasangan calon nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf semasa kampanye pilpres 2019.

"Pak Yusril secara pribadi diminta secara resmi menjadi ketua tim hukum paslon 01."

"Seingat saya tidak ada portofolio yang ditawarkan untuk pak Yusril jika menang, dan sebaliknya yang diminta oleh Pak Yusril," kata Sukmo.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved