SMK Yadika 6 Kota Bekasi Terbakar

Pasca-kebakaran SMK Yadika 6 Bekasi, Kegiatan Belajar Lumpuh Total

Total ada 35 ruangan yang terbakar terdiri dari ruang kelas biasa, ruang guru, laboratorium TKJ, Mulimedia dan Laboratorium Bahasa.

Pasca-kebakaran SMK Yadika 6 Bekasi, Kegiatan Belajar Lumpuh Total
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Kondisi gedung SMK Yadika 6 Bekasi pasca-kebakaran, Selasa (19/11/219). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOKGEDE - Pasca-kebakaran yang melanda gedung SMK Yadika 6, Jalan Wadas Ujung, Kelurahan Jaticempaka, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi pada, Senin (18/11/2019), kemarin, membuat lumpuh kegiatan belajar mengajar untuk sementara waktu.

Suasana sekolah nampak belum kondusif, tidak ada aktivitas hilir mudik siswa satu hari setelah kebaran, Selasa, (19/11/2019).

Kepala SMK Yadika 6 Bekasi, Rellus Manurung, mengatakan, aktivitas belajar mengajar sementara waktu diliburkan hingga Kamis, (21/11/2019).

Pihaknya akan mempersiapkan kelas darurat dengan memanfaatkan aula di gedung B yang tidak terbakar.

"Itu yang perlu kita pikirkan karena mereka juga kita tidak mau mereka ketinggalan. Prosses KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) harus menjadi prioritas utama jadi antisipasinya karena kita masih punya gedung aula, nanti akan kita berdayakan, artinya kegiatan KBM akan tetap berjalan seperti biasa," kata Rellus.

Untuk gedung yang terbakar merupakan ruang kelas bagi siswa tingkat 10 dan sebagian tingkat 11.

Total ada 35 ruangan yang terbakar terdiri dari ruang kelas biasa, ruang guru, laboratorium TKJ, Mulimedia dan Laboratorium Bahasa.

"Rencananya akan kita berdayakan yang ada disini, karena kita punya aula yang ada di lantai empat gedung B, itu akan kita sekat secepat mungkin, seperti yang disampaikan tadi, kegiatan belajar mengajar akan secepat mungkin kita laksanakan," jelas dia.

Sampai saat ini dia belum dapat memastikan penyeban kebakaran, tetapi yang jelas yang saat peristiwa terjadi proses belajar mengajar tengah berlangsung dan siswa serta guru sebagaian menjadi korban.

Halaman
1234
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved