PDI Perjuangan Ungkap 2 Perbedaan Penggusuran di Era Anies Baswedan dan Ahok

Penggusuran bangunan liar (bangli) di kawasan Sunter Agung, Jakarta Utara menuai protes.

PDI Perjuangan Ungkap 2 Perbedaan Penggusuran di Era Anies Baswedan dan Ahok
Warta Kota/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (kanan) berjabat tangan dengan Gubernur DKI Anies Baswedan (kiri) sebelum melakukan pertemuan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (20/4/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Penggusuran bangunan liar (bangli) di kawasan Sunter Agung, Jakarta Utara menuai protes.

Warga yang terkena imbas penggusuran itu pun langsung menagih janji kampanye Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang tidak akan melakukan penggusuran di masa kepemimpinannya.

Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono saat ditemui di kantornya, Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2019).
Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono saat ditemui di kantornya, Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2019). (TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci)

Menanggapi hal tersebut, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono membandingkan penggusuran yang dilakukan oleh Anies dengan pendahulunya Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok.

Menurutnya, ada dua perbedaan yang sangat mencolak diantara dua pemimpin DKI ini.

Dimana, Ahok selalu konsisten dengan pernyataannya bahwa penataan kota tidak bisa dilakukan tanpa melakukan penggusuran.

Terlebih, pemukiman yang digusur Ahok berdiri di tanah miliki negara atau Pemprov DKI Jakarta.

"Pertama soal konsistensi pak Anies sendiri bahwa dulu berjanji tidak akan melakukan penggusuran, kalau hari ini melakukan penggusuran kan berarti tidak konsisten terhadap janji yang disampaikan saat kampanye kemarin," ucapnya, Selasa (19/11/2019).

Kemudian, perbedaan kedua ialah soal kesiapan.

Dimana saat melakukan penggusuran dulu, seperti yang terjadi di Kampung Akuarium, Gembong menyebut, Ahok telah menyiapkan rusun untuk merelokasi warga.

Halaman
1234
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved