Breaking News:

Sebanyak 228 Kendaraan Mewah di Jakarta Barat Tunggak Pajak Hingga Rp 7 Miliar

Joko mengatakan, dari total 228 kendaraan mewah tersebut total tunggakan mencapai Rp 7.719.094.500.

Radityo Herdianto/ GridOto.com
ILUSTRASI MOBIL MEWAH Rolls Royce Dawn Black Badge yang Merupakan Trim Edisi Spesial dan Hanya Ada 1 Unit di Asia Tenggara 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMANSARI - Dari 2.190 mobil mewah di Jakarta Barat, 228 diantaranya menunggak pajak.

Adapun yang dikategorikan kendaraan mewah adalah yang nilai jualnya di atas Rp 1 miliar.

Hal tersebut disampaikan Kepala Unit Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Jakarta Barat, Joko Pujiyanto.

Joko mengatakan, dari total 228 kendaraan tersebut total tunggakan mencapai Rp 7.719.094.500.

"Sedangkan untuk 1.805 kendaraan mewah di Jakarta Barat yang telah bayar pajak sebesar Rp 60.830.781.620," kata Joko saat mendatangi identitas pemilik kendaraan mewah di Mangga Besar, Tamansari, Jakarta Barat, Selasa (19/11/2019).

Namun, ia tak bisa memastikan apakah dari ke-228 pemilik kendaraan mewah itu terdapat pejabat atau publik figur.

Sebab, dalam beberapa kasus ditemukan kendaraan mewah menggunakan identitas orang lain demi menghindari pajak progresif.

Seperti yang ditemui hari ini di Jalan Mangga Besar IV, Tamansari dimana seorang kuli bangunan namanya tercatat sebagai pemilik kendaraan Rolls Royce Phantom yang menunggak pajak Rp 167 juta.

Joko memaparkan, selain 228 kendaraan belum bayar pajak, ada juga 116 kendaraan mewah yang diblokir senilai Rp 4.407.950.150 dan 41 kendaraan yang dimutasi senilai Rp 1.498.818.500.

Adapun kendaraan yang diblokir mayoritas penyebabnya karena pemilik asli menggunakan identitas orang lain demi menghindari pajak progresif.

Joko mengimbau pemilik kendaraan mewah untuk segera melunasi pajaknya mengingat saat ini sedang diberlakukan bulan keringanan pajak hingga 30 Desember 2019.

"Terhadap BBN kedua dan seterusnya, ada keringanan pokok sebesar 50 persen, termasuk kendaraan mewah," kata Joko.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved