Bom di Mapolrestabes Medan

Tangkal Virus Radikalisme, Generasi Muda Harus Dibekali Vaksin Nasionalisme dan Patriotisme

Kader HMI cabang Jakarta Timur ini menambahkan, untuk menangkal virus radikalisme, generasi muda harus dibekali dengan vaksin nasionalisme dan patriot

Tangkal Virus Radikalisme, Generasi Muda Harus Dibekali Vaksin Nasionalisme dan Patriotisme
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Tim gabungan Inafis dan Labfor melakukan olah TKP di Mapolrestabes Medan pascabom bunuh diri yang dilakukan seorang pemuda, di Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11/2019). Akibat peristiwa tersebut pelaku tewas dan melukai empat personel kepolisian yang berjaga. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (Semmi) DKI Yasser Hatim menilai, teror bom di Polrestabes Medan merupakan bukti suburnya paham radikalisme di Indonesia.

Apalagi pelaku teror bom diduga berstatus mahasiswa.

Yasser mendesak para pemuda harus sigap mengambil peran dalam memerangi radikalisme.

"Salah satunya dengan memberikan edukasi tentang bahaya laten virus radikalisme yang saat ini mengancam para pemuda," kata Yasser di Jakarta, Selasa (19/11/2019).

Kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Jakarta Timur ini menambahkan, untuk menangkal virus radikalisme, generasi muda harus dibekali dengan vaksin nasionalisme dan patriotisme.

"Pemuda dan organasisanya harus bergerak membantu mencegah adanya paham radikal. Jangan sampai sampai pemuda diam saja," kata calon Ketua KNPI Jakarta Timur ini.

Selain itu, Yasser menyatakan penguatan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat maupun lembaga lain mampu mencegah radikalisme maupun terorisme.

"Kami yakin Pancasila itu akan menumbuhkan jiwa semangat nasionalisme serta cinta tanah air dan bangsa," kata dia.

Selama ini, paham-paham tersebut di Tanah Air masih tumbuh pascabom bunuh diri di Markas Polrestabes Medan.

Menurutnya, mereka pelaku terorisme itu karena tidak menerima nilai-nilai Pancasila sehingga mudah terjebak radikalisme.

Halaman
12
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved