Timnas Indonesia

Timnas Indonesia Kalah dari Malaysia, PSSI Wawancara dengan Calon Pelatih Timnas Shin Tae-yong

Timnas Indonesia kalah dari Malaysia di Kualifikasi Piala Dunia 2022, Tagar TimnasDay, Yanto Basna dan Osas jadi tranding topic.

Timnas Indonesia Kalah dari Malaysia, PSSI Wawancara dengan Calon Pelatih Timnas Shin Tae-yong
FACEBOOK.COM/FAMALAYSIAOFFICIAL
Aksi penyerang pengganti timnas U-23 Malaysia, Safawi Rasid (10) melompati salah satu pemain timnas U-23 Laos pada lanjutan Kualifikasi Piala Asia U-23 2020 untuk Grup J di Stadion Shah Alam, Selangor, 24 Maret 2019. 

Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol yang tercipta. Skor 2-0 bertahan untuk kemenangan Malaysia.

Dengan hasil ini timnas Indonesia tetap menjadi juru kunci klasemen Grup G, sementara Malaysia naik ke posisi runner up sementara sebelum kelar duel Vietnam vs Thailand.

Hal ini juga membuat Timnas Indonesia tidak hanya belum berhasil meraih poin, tetapi juga menjadi lumbung gol.

Timnas Indonesia baru mencetak tiga gol dan kebobolan 16 gol serta menjadi juru kunci.

Vietnam menjadi pemuncak klasemen dengan 11 poin yang dikantongi, lalu disusul Malaysia (9 poin), kemudian Thailand (8 poin), dan Uni Emirat Arab (6 poin).

Susunan pemain timnas Indonesia dan timnas Malaysia:

Malaysia (3-5-2): 22-Khairulazhan bin Mohd Khalid (1-Farizal Marlias 22'); 3-Shahrul Mohd Saad, 6-Corbin Ong Lawrence, 7-Mohamad Aidil Zafuan; 4-Muhammad Syahmi Safari, 8-Muhamad Nor Azam (12-Afiq Fazail 80'), 14-Mohamed Syamer Kutty, 15-Brendan Gan, 19-Muhammad Akhyar Rashid (9-Norshahrul Idlan 46'); 11-Muhammad Safawi Rasid, 13-Mohamadou Sumareh.

Pelatih: Tan Cheng Hoe.

Indonesia (4-3-3): 1-Muhammad Ridho; 22-Gavin Kwan Adsit, 5-Otavio Dutra, 16-Yanto Basna, 15-Ricky Fajrin; 6-Hendro Siswanto, 19-Bayu Pradana, 4-TM Ichsan (14-Rizky Pora 78'); 13-Febri Hariyadi, 10-Greg Nwokolo (11-Osas Saha 58'), 7-Septian David Maulana (8-Dendi Santoso 68').

Pelatih: Yeyen Tumena

Bukan Alberto Goncalves, Pelatih Timnas U-23 Indonesia Tetap Bawa 2 Pemain Senior ke SEA Games 2019

Calon Pelatih Timnas

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan (kiri), bersama calon pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan (kiri), bersama calon pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong. (PSSI)

Calon pelatih kepala timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memenuhi undangan PSSI untuk menjalani presentasi di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (19/11/2019).

Dalam presentasinya, Shin Tae-yong menyampaikan program kepelatihan dan berdiskusi tentang sepak bola Indonesia di hadapan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, beserta jajaran pengurus lainnya.

Ia didampingi Wakil Ketua Umum Iwan Budianto, Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria, bersama dua anggota Komite Eksekutif PSSI Endri Erawan dan Hasani Abdul Gani.

Pemaparan pelatih asal Korea Selatan itu berlangsung sekitar dua jam yang mencakup penjelasan soal program kepelatihan dan target jangka pendek maupun panjang buat timnas.

Shin Tae-yong juga mengutarakan janji apabila terpilih sebagai pelatih timnas Indonesia.

Ia akan membawa beberapa staf yang membantunya membawa Korsel tampil di final Piala Dunia U-20 di Polandia 2019.

Shin Tae-yong mengaku telah memelajari sepak bola Indonesia serta melakukan analisis 4 pertandingan terakhir Skuad Garuda di kualifikasi Piala Dunia 2022.

"Bagi saya ini adalah sebuah tantangan. Saya tahu atmosfer sepak bola Indonesia sangat luar biasa dengan suporter yang fanatik," kata pelatih timnas Korsel di Piala Dunia 2018 itu.

"Saya juga melihat pengurus federasi memiliki semangat yang kuat untuk membangun sepak bola Indonesia ke level yang tinggi," ujarnya, dalam rilis PSSI yang diterima BolaSport.com.

Shin Tae-yong juga menilai bahwa sepak bola Indonesia punya prospek yang bagus dengan banyaknya pemain muda berbakat di level junior.

Ketum PSSI, Mochamad Iriawan, menyampaikan terima kasih kepada Shin yang telah memenuhi undangan presentasi.

"Timnas Indonesia membutuhkan pelatih yang andal. Shin Tae-yong salah satu pelatih yang memiliki prestasi dunia," ujar pria yang akrab disapa Iwan Bule itu.

"Tentu kita akan memelajari presentasi programnya. Keputusan akan diambil secara faktual dan objektif melalui rapat exco," kata Iriawan. (*)

Penulis: Suharno
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved