Breaking News:

Artis Terjerat Narkoba

Bacakan Pembelaan, Kuasa Hukum Minta Nunung dan Suami Jalani 6 Bulan Rehabilitasi di RSKO Cibubur

PN Jakarta Selatan menggelar sidang pembacaan pleidoi kasus narkoba dengan terdakwa Nunung dan suaminya July Jan Sambiran, Rabu (20/11/2019).

TRIBUNJAKARTA.COM/Annas Furqon Hakim
Nunung dan suaminya July Jan Sambiran menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (20/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menggelar sidang pembacaan nota pembelaan atau pleidoi kasus narkoba dengan terdakwa Tri Retno Prayudati alias Nunung dan suaminya July Jan Sambiran, Rabu (20/11/2019).

Dalam pembelaannya, kuasa hukum Nunung, Wijayono Hadi Sukrisno, meminta Majelis Hakim menjatuhkan vonis seringan-ringannya.

Nunung dan suaminya July Jan Sambiran menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (20/11/2019).
Nunung dan suaminya July Jan Sambiran menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (20/11/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/Annas Furqon Hakim)

"Memohon kepada Majelis Hakim agar para terdakwa menjalani rehabilitasi medis di RSKO Cibubur selama enam bulan dikurangi masa tahanan.," kata Wijayono di Ruang Sidang Utama.

Menurut dia, hukuman tersebut sesuai rekomendasi dokter Herny Taruli Tambunan dari RSKO Cibubur.

"Kami juga merasa tuntutan Jaksa Penuntut Umum Berlebihan," ujarnya.

Di sisi lain, Jaksa Penuntut Umum tetap pada tuntutannya, yakni 1,6 tahun rehabilitasi.

"Terima kasih kepada kuasa hukum dan para terdakwa. Kami menghargai pembelaannya, tapi kami tetap pada tuntutan," ujar Jaksa Boby Mokoginta.

Sebelumnya, Nunung dan July ditangkap Polisi di rumahnya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, 19 Juli 2019.

Dari hasil penangkapan, Polisi mengamankan barang bukti berupa satu klip sabu seberat 0,36 gram, dan dua klip kecil bekas bungkus sabu.

Selain itu, terdapat tiga sedotan plastik yang diduga digunakan untuk menghisap sabu.

Nunung Diam dan Murung Seusai Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Rehabilitasi, Ini Kata Sang Anak

Diam dan tertunduk lesu adalah tingkah laku yang diperlihatkan komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung seusai sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Pasar Minggu, Rabu (13/11/2019).

Tak sepatah kata pun keluar dari mulutnya, meskipun dicecar sejumlah pertanyaan oleh awak media.

Nunung Dituntut 1,6 Tahun Rehabilitasi, Curhat Sang Anak: Dibilang Berat, Pasti Berat

Nunung juga tampak murung dan lemas ketika berjalan meninggalkan pengadilan.

Suami Nunung, July Jan Sambiran, terlihat "membentengi" istrinya dengan menjawab pertanyaan media.

"Sudah ya, ini mau pulang, sudah capek karena menunggu tadi," kata July.

Merespons sikap Nunung, sang anak Bagus Permadi memberikan penjelasan.

Menurutnya, apa yang disampaikan July memang benar. Nunung lelah lantaran harus menunggu berjam-jam hingga sidang dimulai.

Nunung diketahui tiba di pengadilan sekitar pukul 11.00. Namun, sidang baru dimulai pukul 17.30.

"Kalau lagi mau sidang dia (Nunung) pasti deg-degan, panik, bingung sendiri, kok nggak mulai-mulai," ujar Bagus.

"Mama kan orangnya nggak bisa nunggu lama. Panik gitu," lanjut dia.

Selain menunggu terlalu lama, Bagus mengatakan tuntutan Jaksa mempengaruhi psikologis Nunung.

"Pasti, pasti (berpengaruh). Tapi itu nanti di RSKO pasti sudah ada yang menangani," ucap Bagus.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Nunung dan July 1,6 tahun rehabilitasi narkoba di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur.

Jaksa Boby Mokoginta menilai Nunung dan July terbukti bersalah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkoba.

Menurutnya, hal itu diatur pada Pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

"Menuntut supaya Majelis Hakim menjatuhkan pidana penjara pada masing-masing terdakwa selama satu tahun enam bulan dengan ketentuan para terdakwa menjalani pidana di RSKO Cibubur, Jakarta Timur," kata Jaksa Boby di ruang Sidang Utama.

Sebelumnya, Nunung dan July ditangkap Polisi di rumahnya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, 19 Juli 2019.

Dari hasil penangkapan, Polisi mengamankan barang bukti berupa satu klip sabu seberat 0,36 gram, dan dua klip kecil bekas bungkus sabu.

Selain itu, terdapat tiga sedotan plastik yang diduga digunakan untuk menghisap sabu.

Tuntuan jaksa dirasa berat

 Putra komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung, Bagus Permadi, menilai tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) cukup berat.

Jaksa menuntut Nunung dan suaminya July Jan Sambiran dengan pidana satu tahun enam bulan rehabilitasi narkoba di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur.

"Dibilang berat, ya pasti berat," kata Bagus seusai sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Pasar Minggu, Rabu (13/11/2019).

Meskipun demikian, Bagus mengatakan permintaan keluarga agar Nunung dan July menjalani rehabilitasi sudah terpenuhi.

"Jadi kan sudah pasti direhabilitasi. Tapi masih ada pleidoi, itu yang kita kejar," ujarnya.

"Pokoknya kita berupaya semaksimal mungkin untuk hasil putusanny," tambah dia.

Sementara itu, Nunung tidak berkomentar apa pun seusai persidangan. Ia juga tampak lemas ketika berjalan keluar meninggalkan pengadilan.

Hanya July yang bersedia menjawab sejumlah pertanyaan dari awak media terkait tuntutan Jaksa.

"Kita kooperatif saja. Kita lihat dulu nanti pembelaannya," tutur July.

Sebelumnya, Nunung dan July ditangkap Polisi di rumahnya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, 19 Juli 2019.

Dari hasil penangkapan, Polisi mengamankan barang bukti berupa satu klip sabu seberat 0,36 gram, dan dua klip kecil bekas bungkus sabu.

Selain itu, terdapat tiga sedotan plastik yang diduga digunakan untuk menghisap sabu.

Dituntut 1,6 Tahun Rehabilitasi Kasus Narkoba, Nunung dan Suami Ajukan Pembelaan

Nunung dan suaminya July Jan Sambiran bakal mengajukan pembelaan atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Hal itu disampaikan kuasa hukum Nunung dan July, Wijayano Hadi Sukrisno, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (13/11/2019).

Ketiganya juga sempat berkonsultasi di ruang sidang, beberapa saat setelah Jaksa membacakan tuntutannya.

"Kami menghargai tuntutan JPU. Setelah kami berkonsultasi, mohon diberikan kesempatan untuk menyampaikan pembelaan," ujar Wijayono.

Majelis Hakim pun menerima permintaan kuasa hukum. Sidang pembelaan akan digelar pada Rabu (20/11/2019).

Sementara itu, Nunung tidak berkomentar apa pun seusai persidangan.

Ia juga tampak lemas ketika berjalan keluar meninggalkan pengadilan.

Hanya July yang bersedia menjawab sejumlah pertanyaan dari awak media terkait tuntutan Jaksa.

"Kita kooperatif saja. Kita lihat dulu nanti pembelaannya," tutur July.

Sebelumnya, Nunung dan July ditangkap Polisi di rumahnya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, 19 Juli 2019.

Dari hasil penangkapan, Polisi mengamankan barang bukti berupa satu klip sabu seberat 0,36 gram, dan dua klip kecil bekas bungkus sabu.

Selain itu, terdapat tiga sedotan plastik yang diduga digunakan untuk menghisap sabu.

Nunung Terdiam dan Terlihat Lemas saat Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Rehabilitasi oleh Jaksa

Komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung dan suaminya July Jan Sambiran dituntut satu tahun enam bulan rehabilitasi narkoba.

Sidang tuntutan itu digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Pasar Minggu, Rabu (13/11/2019) pukul 17.30.

Jaksa Boby Mokoginta menilai Nunung dan July terbukti bersalah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkoba.

Menurutnya, hal itu diatur pada Pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

"Menuntut supaya Majelis Hakim menjatuhkan pidana penjara pada masing masing terdakwa selama satu tahun enam bulan dengan ketentuan para terdakwa menjalani pidana di RSKO Cibubur, Jakarta Timur," kata Jaksa Boby di ruang Sidang Utama.

Nunung menyimak secara serius ketika Jaksa membacakan tuntutannya.

Sesekali, Nunung juga terlihat melakukan perbincangan singkat dengan July.

Seusai persidangan, Nunung hanya terdiam dan enggan memberikan komentar terkait tuntutan Jaksa.

Ia pun terlihat lemas ketika berjalan keluar meninggalkan pengadilan.

Sebelumnya, Nunung dan July ditangkap Polisi di rumahnya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, 19 Juli 2019.

Dari hasil penangkapan, Polisi mengamankan barang bukti berupa satu klip sabu seberat 0,36 gram, dan dua klip kecil bekas bungkus sabu.

Selain itu, terdapat tiga sedotan plastik yang diduga digunakan untuk menghisap sabu.

Jelang Dengarkan Tuntutan Jaksa, Ini Harapan Nunung dan Suami

Komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung dan suaminya July Jan Sambiran akan mendengar tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Jelang sidang tuntutan, kuasa hukum Nunung dan suami, Wijayono Hadi Sukrisno, mengungkapkan harapan dua kliennya.

"Harapannya agar tetap rehabilitasi," kata Wijayono saat dihubungi, Rabu (13/11/2019).

Sidang tuntutan akan digelar hari ini di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Pasar Minggu, pukul 14.00.

Tuntutan kepada Nunung dan suami seharusnya dibacakan pada Rabu (6/11/2019) lalu.

Namun, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menunda persidangan karena Jaksa belum siap dengan tuntutannya.

Nunung sendiri mengaku pasrah dengan keputusan Majelis Hakim.

"Ikuti saja prosedurnya, mau bagaimana lagi," ujar Nunung.

Sebelumnya, Nunung dan July ditangkap Polisi di rumahnya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, 19 Juli 2019.

Dari hasil penangkapan, Polisi mengamankan barang bukti berupa satu klip sabu seberat 0,36 gram, dan dua klip kecil bekas bungkus sabu.

Selain itu, terdapat tiga sedotan plastik yang diduga digunakan untuk menghisap sabu.

Diberitakan sebelumnya, terdakwa kasus penyalahgunaan narkoba Tri Retno Prayudati alias Nunung dan suaminya July Jan Sambiran bakal mendengarkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sidang tuntutan itu digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Pasar Minggu, Rabu (13/11/2019) pukul 14.00.

Tuntutan kepada Nunung dan suami seharusnya dibacakan pada Rabu (6/11/2019) lalu.

 Hakim Heran Komedian Nunung Alami Depresi Lari ke Narkoba, Saksi: Ceria Tak Berarti Lepas Cemas

 Djaduk Ferianto Meninggal, Kamar Bagi Sang Seniman dan Temuan Melodi di Puncak Gunung Afrika Selatan

 Imbas Bom di Medan, Pengemudi Ojek Online di Jakarta Barat Harus Buka Jaket Saat Antar Pesanan

 Latar Belakang Rabbial Pelaku Bom di Medan Diungkap Teman Kecil: Tidak Tamat SMK

Namun, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menunda persidangan karena Jaksa belum siap dengan tuntutannya.

Nunung sendiri mengaku pasrah dengan keputusan Majelis Hakim.

"Ikuti saja prosedurnya, mau bagaimana lagi," ujar Nunung.

Sebelumnya, Nunung dan July ditangkap Polisi di rumahnya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, 19 Juli 2019.

Dari hasil penangkapan, Polisi mengamankan barang bukti berupa satu klip sabu seberat 0,36 gram, dan dua klip kecil bekas bungkus sabu.

Selain itu, terdapat tiga sedotan plastik yang diduga digunakan untuk menghisap sabu.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved