Pemakaman Cecep Reza Bombom

BREAKING NEWS Doa dan Tangis Sang Istri saat Pemakaman Cecep 'Bombom'

Tangisnya pecah saat jenazah pemeran Bombom di sinetron Bidadari itu diturunkan ke liang lahad di blok A2 TPU Penggilingan Layur

BREAKING NEWS Doa dan Tangis Sang Istri saat Pemakaman Cecep 'Bombom'
TribunJakarta/Bima Putra
Reitha saat mengikuti proses pemakaman suaminya, Cecep Reza 'Bombom' di TPU Penggilingan Layur, Jakarta Timur, Rabu (20/11/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Reitha tak kuasa menahan sedih saat jenazah suaminya, Mochamad Syariful Zanah yang karib disapa Cecep Reza dimakamkan di TPU Penggilingan Layur, Rabu (20/11/2019).

Sedari jenazah Cecep dikeluarkan dari mobil jenazah sekira pukul 09.12 WIB, sorot mata Reitha sepenuhnya tertuju ke jasad suaminya yang meninggal, Selasa (19/11/2019).

Tangisnya pecah saat jenazah pemeran Bombom di sinetron Bidadari itu diturunkan ke liang lahad di blok A2 TPU Penggilingan Layur, Pulogadung, Jakarta Timur.

Meski tak kuasa menahan tangis, Reitha berupaya tegar dan sempat memalingkan mukanya dari hadapan jenazah Cecep saat dikebumikan.

Baru setelah ditenangkan pihak keluarga lain yang ikut bersedih, Reitha kembali menatap jenazah Cecep yang meninggal karena penyakit jantung.

Sementara adik Cecep, Rizky yang menyaksikan proses pemakaman hingga akhir berupaya tegar di hadapan jenazah kakaknya.

Proses pemakaman Cecep Reza 'Bombom' di TPU Penggilingan Layur, Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (20/11/2019)
Proses pemakaman Cecep Reza 'Bombom' di TPU Penggilingan Layur, Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (20/11/2019) (TribunJakarta/Bima Putra)

Sesekali Rizky tampak mendogakkan wajah layaknya orang yang berusaha menahan tangis agar tak jatuh.

"Kakak anak pertama, hanya dua bersaudara, saya sama kakak. Anak kakak satu, putri, umurnya empat tahun setengah," kata Rizky di TPU Penggilingan Layur, Jakarta Timur, Rabu (20/11/2019).

Usai pusara menabur bunga, Reitha yang meninggalkan pemakaman sembari dipapah sempat mendoakan jenazah suaminya.

Pihak keluarga dan sahabat yang mengantarkan kepergian Cecep meninggalkan TPU Penggilingan Layur sekira pukul 10.02 WIB.

Cecep menghembuskan nafas terakhirnya sekira pukul 14.00 WIB dalam keadaan tidur di kediamannya setelah dua pekan lalu menjalani operasi pemasangan ring jantung.

Putri dan istrinya yang pertama mendapati Cecep dalam keadaan terbujur kaku lalu menghubungi dokter dan akhirnya dinyatakan meninggal.

Penulis: Bima Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved