Pengendara Pikap Tabrak Pemotor

Kronologis Kecelakaan Maut Mobil Pikap Tabrak Pemotor Hingga Terpental

Seorang pemotor meninggal setelah tertabrak mobil pikap putih di perempatan Jalan TMP Taruna, Kota Tangerang, Rabu (20/11/2019).

Kronologis Kecelakaan Maut Mobil Pikap Tabrak Pemotor Hingga Terpental
ISTIMEWA/Rekaman CCTV Dishub Kota Tangerang
Kecelakaan maut di Jalan TMP Taruna, kota Tangerang antara kendaraan roda dua dengan mobil pikap yang menewaskan pemotor, Rabu (20/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Seorang pemotor meninggal setelah tertabrak mobil pikap putih di perempatan Jalan TMP Taruna, Kota Tangerang, Rabu (20/11/2019).

Kecelakaan maut tersebut terjadi sekira pukul 09.30 WIB saat kondisi lalu lintas sedang dalam keadaan ramai.

Kanit Laka Lantas Polres Metro Tangerang Kota, Ipda Heri mengatakan mobil pikap yang dikendarai oleh Biduan Simanjuntak (23) nekat menerobos lampu merah dalam kecepatan tinggi menuju Jalan TMP Taruna.

Dalam waktu yang bersamaan, pemotor bernama Alvin Mangarahon (24) juga melaju ke arah Jalan Daan Mogot mengendarai motor jenis Honda Verza.

"Sesampainya pelaku di Jalan Daan Mogot tepatnya di lampu nerah TMP, ia menerobos lampu lalu lintas yang berwarna merah."

"Kemudian menabrak sepada motor yang dikendarai Alvin," jelas Heri kepada TribunJakarta.com.

Karena berkecepatan tinggi, Alvin pun sampai terpental cukup jauh dan tertabrak kembali oleh mobil bernopol B-9853-NAL hingga terseret ke sebuah taman kecil.

Mobil yang dikendarai Biduan pun hancur di bagian depan karena menabrak sebuah tiang.

Heri mengatakan kalau korban masih dalam keadaan sekarat di lokasi dan menghembuskan nafas terakhir saat menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Tangerang.

"Akibat dari kecelakaan lalu lintas tersebut pengendara motor mengalami luka berat dan akhirnya meninggal dunia dalam perawatan di RSUD Kabupaten Tangerang," tutur Heri.

Saat dikonfirmasi, kepala Humas RSUD Kabupaten Tangerang, Lilik mengatakan kalau jenazah Alvin masih berada di rumah sakit umum itu.

Namun, dirinya belum bisa memastikan penyebab utama meninggalnya korban setelah terbentur keras oleh kendaraan roda empat pengangkut drum kosong milik Biduan.

"Kalau penyebab harus tunggu dari hasil pemeriksaan visum ya. Sampai saat ini masih dilengkapi berkas dan jenazah masih di RSUD Kabupaten Tangerang," ujar Lilik.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved