Para Pedagang Bakso Unjuk Rasa di DPRD Kota Bekasi, Minta Diizinkan Dagang di Perumahan

Sejumlah pedagang bakso yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Mie dan Bakso (PAPMISO) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kota Bekasi

Para Pedagang Bakso Unjuk Rasa di DPRD Kota Bekasi, Minta Diizinkan Dagang di Perumahan
Istimewa/PAPMISO
Sejumlah massa aksi dari PAPMISO menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Kota Bekasi, Rabu, (20/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Sejumlah pedagang bakso yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Mie dan Bakso (PAPMISO) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kota Bekasi, Jalan Chairil Anwar, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Rabu (20/11/2019).

Aksi unjuk rasa ini merupakan bagian dari solideritas terhadap peristiwa yang menimpa pedagang bakso bernama Soleh.

Beberapa waktu lalu sempat viral di media sosial ketika terlibat keributan dengan sekuriti Perumahan Harapan Indah hingga gerobak dagangannya ditabrak menggunakan sepeda motor.

Ketua PAPMISO, Yanto SBY, mengatakan, bentuk unjuk rasa yang dilakukan yakni, pemberian 1000 mangkok bakso gratis untuk anggota DPRD, pegawai di lingkungan setempat, petugas keamanan, Pol PP, hingga awak media.

UMK Kota Bekasi dan UMK Kabupaten Bekasi 2020 Lebih Tinggi Dibanding UMP DKI Jakarta 2020

"Tuntutannya kita minta supaya pedagang bakso keliling tidak dilarang berjualan di kawasan perumahan, apalagi kejadian kemarin ada yang sampai dilarang dengan cara kekerasan," kata Yanto di DPRD Kota Bekasi, Rabu, (20/11/2019).

Lewat aksi ini, PAPMISO juga meminta kepada pemerintah agar memberikan teguran kepada pengembang kawasan perumahan terutama Harapan Indah agar tidak menggunakan cara-cara kekerasan dalam menertibakan pedagang kecil.

"Kita tahu aturan, apalagi Mang Soleh cuma keliling, bukan mangkal, lalu kenapa mereka (security) menabrakan motornya hingga gerobak Mang Soleh hancur. Pemerintah harus hadir di Negeri ini agar berpihak ke rakyat,” tegas Yanto.

Dalam aksi unjuk rasa itu, seorang anggota DPRD turut hadir untuk menemui peserta aksi.

Dia adalah Sekertaris Fraksi Demokrat, Abdul Rozak yang mengaku turut prihatin atas insiden kekerasan yang menimpa Mang Soleh.

“Saya selaku anggota DPRD sangat menyesalkan atas tragedi ini. Tentunya ini menjadi catatan buruk atas prilaku arogan security Harapan Indah,” ungkapnya.

DPRD Sebut Bapenda Kota Bekasi Kebablasan Terbitkan Surat Tugas Pengelolaan Parkir Minimarket

Ia juga berjanji akan menyampaikan aspirasi PAPMISO kepada pimpinan DPRD Kota Bekasi untuk segera memanggil manajemen pengembang perumahan Harapan Indah agar segera mengklarifikasi kejadian yang menimpa pedagang bakso.

“Kita akan mengundang pihak terkait untuk mengklarifikasi. Kalalu memang terbukti kita akan memberikan rekomendasi. Kita lihat apa mengarah pada pidana atau mengarah pada perizinan sehingga kita rekomendasikan untuk dikaji ulang,” tandasnya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved