Polsek Ciputat Ringkus Cemong, Residivis Curanmor di Tangerang Selatan

Aparat Polsek Ciputat berhasil meringkus pemain lama spesialis pencurian sepeda motor (curanmor) yang sudah keluar masuk penjara.

Polsek Ciputat Ringkus Cemong, Residivis Curanmor di Tangerang Selatan
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Tersangka kasus pencurian motor di Mapolsek Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (20/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Aparat Polsek Ciputat berhasil meringkus pemain lama spesialis pencurian motor (ranmor) yang sudah keluar masuk penjara.

Dia adalah Agus Sulaiman alias Cemong (20). Selama September dan Oktober, Cemong bersama temannya, Sukardoyo alias Doyok (22), mereka berhasil mencuri empat motor di Ciputat.

"Kita ungkap kasus yang paling meresahkan masyarakat, ranmor. Tersangka atas nama AS dan DY," ujar Kapolsek Ciputat, Kompol Endy Mahandika, saat ungkap kasus ranmor itu di Mapolsek Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (20/11/2019).

Persija Jakarta Menang Atas Persib Bandung dan Buka Peluang ke Semifinal Elite Pro Academy U-18 2019

Endy mengatakan, khusus Cemong, ia merupakan residivis kasus serupa.

Di wilayah hukum Ciputat, Cemong sudah pernah ditangkap setahun lalu.

"Ini di Ciputat dengan kasus yang lama di Ciputat, sudah diproses dan penjara keluar sekarang kambuh," ujarnya.

Endy menjelaskan, dalam menjalankan aksinya, Cemong dan Doyok hanya berjalan-jalan sambil memantau di wilayah yang ditargetkan.

Saat melihat ada motor yang berada di luar rumah, mereka langsung beraksi menggunakan kunci letter Y.

"Caranya seperti pengintaian tapi santai, berjalan kaki mengelilingi perkampungan yang ada roda dua di depan rumahnya, bukan di dalam rumahnya," ujarnya.

Setelah mendapatkan motor curian itu. Ia menjualnya ke penadah langganannya, Zainal Anwar alias Awang (41).

Atas perbuatannya, Cemong dan Doyok dijerat pasal 363 KUHPidana dengan ancaman penjara tujuh tahun, sedangkan Awang dijerat pasal 480 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara empat tahun.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved